Hari Baik Beli Kendaraan Menurut Adat Jawa, Hindari Jumat dan Cek Hitungan Ini

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Hari baik beli kendaraan menurut adat Jawa dipercaya berkaitan dengan keselamatan dan keawetan. Simak hitungan genap serta hari yang perlu dihindari.(pinterest)
Hari baik beli kendaraan menurut adat Jawa dipercaya berkaitan dengan keselamatan dan keawetan. Simak hitungan genap serta hari yang perlu dihindari.(pinterest)

JAKARTA - Hari baik beli kendaraan menurut adat Jawa menjadi salah satu perhitungan yang dipercaya sebagian masyarakat sebelum membeli sepeda motor maupun mobil. Pemilihan hari diyakini dapat menjadi ikhtiar agar kendaraan awet dan pemiliknya selamat saat berkendara.

Dalam tradisi tersebut, hari baik beli kendaraan tidak hanya ditentukan berdasarkan nama hari. Jumlah nilai hari dan pasaran Jawa juga diperhitungkan untuk mengetahui apakah tanggal pembelian termasuk genap atau ganjil.

Pembahasan mengenai hari baik beli kendaraan menurut adat Jawa ini menyoroti beberapa pantangan. Salah satunya adalah menghindari hari Jumat. Selain itu, terdapat hari naas dan hari yang dianggap terlarang dalam perhitungan adat Jawa.

Pilih Hari dengan Jumlah Genap

Menurut pengalaman yang disampaikan dalam video, kendaraan bermesin sebaiknya dibeli pada hari dengan jumlah nilai genap. Perhitungan tersebut dilakukan dengan menjumlahkan nilai hari dan pasaran.

Baca Juga: Gaji ke-13 2026 Cair Juni, PPPK Baru Bisa Dapat Segini? Cek Aturannya

Sebagai contoh, Minggu Kliwon disebut memiliki jumlah 13. Nilai tersebut merupakan angka ganjil sehingga dianggap kurang sesuai untuk membeli kendaraan.

Sebaliknya, Minggu Legi memiliki nilai 10. Angka tersebut merupakan hasil penjumlahan nilai Minggu sebesar lima dan Legi sebesar lima.

Dalam kepercayaan yang dijelaskan, jumlah genap dianggap lebih baik karena diharapkan membawa keselamatan bagi pemilik maupun pengendara kendaraan.

Perhitungan tersebut dapat digunakan untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Artinya, sepeda motor dan mobil sama-sama dapat menggunakan pertimbangan hari dan pasaran tersebut.

Mengapa Hari Jumat Disebut Perlu Dihindari?

Selain memperhatikan jumlah genap, terdapat satu hari yang secara khusus disebut perlu dihindari ketika membeli kendaraan bermesin, yakni Jumat.

Baca Juga: Hasil Moto3 Inggris 2026: Veda Ega Pratama P9, Cuma 3 Poin Lagi Tembus 100

Dalam penjelasan video, pembelian kendaraan pada Jumat dipercaya membuat kendaraan lebih mudah mengalami kerusakan. Gangguan tersebut dapat berupa masalah mesin maupun bagian kendaraan lainnya.

Karena itu, masyarakat yang mengikuti perhitungan adat tersebut dianjurkan memilih hari lain dengan nilai genap. Namun, keputusan tersebut tetap dikembalikan kepada masing-masing orang.

Video tersebut juga menekankan bahwa informasi yang diberikan merupakan pengalaman atau tukar kawruh dalam tradisi Jawa. Pembuat video tidak memaksakan masyarakat untuk mengikuti perhitungan tersebut.

Ada Hari Naas yang Perlu Dihindari

Perhitungan hari baik membeli kendaraan juga mengenal istilah hari naas. Dalam penjelasan tersebut, hari naas dikaitkan dengan hari meninggalnya orang tua atau mertua.

Hari-hari tersebut dipercaya perlu dihindari ketika seseorang hendak membeli kendaraan bermesin. Tujuannya adalah menjaga keselamatan pemilik dan kendaraan berdasarkan kepercayaan adat Jawa.

Selain hari naas, terdapat pula hari yang disebut sebagai hari terlarang. Masyarakat yang menggunakan perhitungan Jawa perlu memperhatikan ketentuan tersebut sebelum menentukan waktu pembelian.

Dengan demikian, pemilihan hari tidak cukup hanya melihat apakah jumlahnya genap. Hari Jumat, hari naas dan hari tertentu yang dianggap terlarang juga perlu diperhatikan.

Satu Suro Termasuk Perhitungan yang Disebutkan

Dalam video, terdapat pula pembahasan mengenai istilah sangar tahun. Salah satu contoh yang disebut adalah tanggal 1 Suro dalam kalender Jawa.

Hari tersebut termasuk salah satu waktu yang dipercaya perlu dihindari dalam menentukan pembelian kendaraan berdasarkan perhitungan yang dijelaskan.

Konsep ini menunjukkan bahwa tradisi Jawa memiliki banyak pertimbangan dalam menentukan waktu untuk kegiatan penting. Hari, pasaran, nilai angka hingga peristiwa keluarga dapat menjadi bagian dari perhitungan.

Tetap Utamakan Keselamatan Berkendara

Perhitungan hari baik beli kendaraan menurut adat Jawa merupakan bagian dari tradisi dan pengalaman budaya. Kepercayaan bahwa hari tertentu membuat kendaraan lebih awet atau lebih aman tidak dibuktikan secara ilmiah dalam video tersebut.

Karena itu, pembeli tetap perlu memperhatikan faktor nyata ketika membeli kendaraan. Kondisi mesin, kualitas kendaraan, kelengkapan surat, kemampuan pengemudi dan perawatan rutin lebih menentukan keamanan serta usia kendaraan.

Bagi masyarakat yang masih memegang adat Jawa, pemilihan hari dapat dipandang sebagai ikhtiar sekaligus bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur. Namun, keselamatan di jalan tetap membutuhkan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Editor : Maylanni Diana Fitri
hari naas hitungan Jawa hari baik beli kendaraan kendaraan bermesin adat jawa