KOTA, Radar Trenggalek - Drama yang terjadi di tubuh Partai Demokrat di elite pusat diyakini tidak mengganggu koalisi politik yang ada di wilayah Trenggalek. Pasalnya, kini hubungan antara PD dengan partai koalisi pendukung pemerintahan masih solid. Seperti yang diutarakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PD Trenggalek Mugianto.
Menurut dia, terkait permasalahan yang kini dihadapi PD di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), dinilai ada rencana kudeta ketua umum yang diduga dilakukan oleh pihak pendukung pemerintahan, tidak memengaruhi kondisi di daerah, termasuk Trenggalek. Kini komunikasi politik di daerah masih kondusif dan tetap beraktivitas bekerja demi membangun Trenggalek. "Hingga kini kesepakatan kami dengan parpol pengusung lainnya tetap solid. Seperti janji awal, yaitu bekerja untuk rakyat," katanya.
Dia melanjutkan, hal tersebut berbeda di tingkat pusat. Sebab, ada indikasi kudeta untuk melengserkan kepemimpinan ketua umum saat ini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan membentuk kelompok. Bahkan, kelompok tersebut telah melakukan berbagai pertemuan dengan mengajak beberapa kader partai hingga ada tawaran dan iming-iming bantuan hingga uang. Dari situ, kemungkinan ada gerakan politik yang mengarah pada upaya mengambil alih kepemimpinan PD secara paksa yang tentu bisa mengancam kedaulatan dan eksistensi partai. "Itu terjadi karena ada kemungkinan untuk.pencalonan sebagai presiden pada 2024 mendatang," ungkapnya.
Sedangkan terkait siapa oknum tersebut, pria yang juga sebagai anggota DPRD Trenggalek ini tidak mau bersepekulasi lebih jauh. Kendati demikian, ada kemungkinan oknum tersebut salah satu kelompok dari pendukung pemerintah yang berkuasa saat ini. Untuk itu, ketika berita itu beredar, DPC PD Trenggalek langsung melakukan konsolidasi politik ke bawah.
Tujuannya, tetap mendujung kepengurusan DPP PD yang menjabat kini. Sebab, itu semua dipilih melalui proses demokrasi yang sah, sesuai aturan internal partai, yaitu melalui kongres 2020."Karena itu, kami memutuskan tetap setia kepada kepemimpinan yang ada kini dan menjaga hubungan harmonis dengan partai lain di Trenggalek," jelas Mugi. (*)
Editor : Choirurrozaq