Masyarakat rela melihat JLS yang baru saja dibuka, meskipun tidak mampir ke pantai. Itu lantaran pemandangannya yang langsung menyuguhkan beberapa pantai di Tulungagung. Jalanan sepanjang 2 kilometer (km) dipenuhi dengan kendaraan mobil dan motor.
“Saya baru kali ini ke JLS karena penasaran dengan pemandangannya, apalagi sempat viral di sosial media TikTok. Saya rela jauh dari Lodoyo, Kabupaten Blitar, untuk bisa berswafoto di JLS ini. Tanpa ke pantai,” ujar Sinta warga asal Blitar.
Dia merasa ketagihan untuk datang kembali ke JLS guna menikmati pemandangan dan berswafoto. Namun, kawasan tersebut perlu adanya rest area yang tidak sekadar untuk tempat istirahat, tetapi juga untuk menikmati pemandangan. Maka, wisatawan bisa dengan nyaman menikmati pemandangan dan tidak memenuhi jalanan JLS.
Senada dengan Sinta, wisatawan lain bernama Kholil, asal Desa/Kecamatan Kalidawir, datang mengunjungi JLS bersama istri dan anaknya. Pihaknya memilih spot foto di JLS karena masih alami, baru, dan ada hal eksotis. “Saya menyarankan ada tempat khusus untuk berswafoto, karena kurang ada tempat khusus foto. Apalagi di tepi jalan ini dimungkinkan menganggu pengguna jalan. Sehingga perlu semacam rest area,” pungkasnya. (jar/c1/din/rka) Editor : Aburizal Sulthon Hakim