Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Yuk Mengenal Lebih Dekat Candi Borobudur, Ini 5 Fakta Candi di Magelang Ini

Dharaka Russiandi Perdana • Selasa, 6 Juni 2023 | 01:15 WIB
ilustrasi Freepik
ilustrasi Freepik
TULUNGAGUNG - Candi Borobudur merupakan salah satu candi terbesar Budhha di dunia. Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Baru-baru ini, umat buddha menggelar upacara waisak di Candi Borobudur. Yuk simak beberapa fakta menarik candi nan megah ini.

  1. Relief Bercerita Kisah Kehidupan Buddha


Candi Borobudur memiliki kurang lebih 2.672 relief yang tersebar di dinding-dinding candi. Sebanyak 1.460 relief bercerita tentang kisah Buddha. Ada juga kisah tentang kelahiran Buddha yang diceritakan pada relief Jataka dan Awadana.

  1. Menjadi Wisata Ziarah Umat Buddha


Setelah dipugar, Candi Borobudur dijadikan wisata religi bagi umat Buddha. Candi Borobudur sekarang juga dijadikan pusat perayaan waisak di Indonesia yang dihaddiri oleh wisatawan domestik sampai internasional.

  1. Artefak Candi Borobudur Tersebar Di Museum Seluruh Dunia


Di Indonesia terdapat dua museum untuk melihat koleksi asli Candi Borobudur, yaitu Museum Karmawibhangga dan Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Adapun museum internasional yang juga menyimpan replikanya, diantaranya museum agama dunia di Taipei, Museum Negara Malaysia di Kuala Lumpur, dan Museum Louvre di Paris.

  1. Dibangun antara abad ke-8


Pembangunan candi Borobudur memerlukan waktu sekitar 75 sampai 100 tahun pada masa pemerintahan Raja Samaratungga. Diperkirakan candi tersebut dibangun antara abad ke-8 dan ke-9.

  1. Memiliki Dua Juta Balok Vulkanik


Proses pembangunan candi Borobudur sampai saat ini masih menjadi misteri. Tapi, yang pasti candi Borobudur terdiri atas dua juta balok vulkanik yang tersusun rapi. Balok tersebut saling mengunci, sehingga membuat candi tetap kokoh sampai sekarang.(*/rka)

  Editor : Dharaka Russiandi Perdana
#borobudur #magelang #kabupaten magelang #candi borobudur