Serah terima bendera Kirab Pemilu 2024 dihadiri Sekretaris KPU Jatim Nanik Karsini, Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro, Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini, Bupati Rini Syarifah, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, perwakilan seluruh parpol, KPU se-Karesidenan Kediri, dan sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Acara dibuka dengan pengalungan tanda selamat datang kepada KPU Kabupaten Malang.
Momen kirab pemilu ini juga diisi dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi pemilu sebagai sarana integrasi bangsa.
Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santosa menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program KPU pusat yang diluncurkan pada 14 Februari lalu. Bendera yang terdiri dari belasan parpol itu dikirab di seluruh wilayah Indonesia. Bendera tersebut singgah di Kabupaten Blitar pada 6-12 Juni mendatang.
"Sebelumnya dari Kabupaten Malang, dikirab di sana sesuai dapilnya. Ini bentuk sosialisasi kepada masyarakat," ungkapnya usai kegiatan.
Kirab pemilu nantinya berkeliling di enam daerah pemilihan (dapil). Utamanya di pusat-pusat keramaian. Seperti pusat perbelanjaan, objek wisata, hingga taman tempat berkumpulnya khalayak. Tak hanya kirab, KPU juga bakal menyosialisasikan parpol dan calon yang ambil bagian pada kontestasi Pemilu 2024. Termasuk di komunitas penyandang disabilitas, pemilih pemula, dan masyarakat lanjut usia (lansia).
Pria berpeci itu menambahkan, pemahaman masyarakat terhadap peserta pemilu harus terus dibangun. Dia pun berharap terobosan KPU itu bisa menumbuhkan semangat calon pemilih untuk menggunakan hak pilihnya saat pemungutan suara nanti.
"Ini upaya menekan golput. Yang paling penting, tujuan kirab untuk memberikan pendidikan kepada pemilih agar partisipasi masyarakat meningkat," imbuhnya.
Nah, setelah keliling Kabupaten Blitar, perjalanan bendera parpol Kirab Pemilu 2024 itu bakal berlanjut ke KPU Kota Blitar untuk disosialisasikan di tiap dapilnya. "Kegiatan ini juga menjadi ajang kompetisi antar-KPU. Pusat akan menilai siapa yang terbaik," tandasnya. (luk/c1/hai) Editor : Doni Setiawan