RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Penggunaan sedotan berbahan kertas dan bambu akhir-akhir ini menjadi tren baru, akan tetapi perlu diwaspadai apakah mengandung abahn kimia berbahaya atau tidak. Penelitian terbaru mengungkapkan menemukan kelemahan.
Dilansir dari Popsci, yang melakukan penelitian kecil di Eropa menguji beberapa merek sedotan yang diterbitkan di jurnal Food Additives and Contaminants. Mereka mendapati beberapa merek sedotan kertas mengandung bahan kimia sintesis berbahaya. Bahan kimia sintesis dikenal sebagai poli dan perfluoroalkil (PFAS).
“Kimia abadi” adalah julukan dari bahan kimia yang ditemukan pada sedotan tersebut. Yang paling mencengangkan, sedotan berbahan kertas dan bambu paling banyak mengandung PFAS.
Bahan kimia berbahaya PFAS, dapat ditemukan pada produk seperti pakaian, panci anti lengket, dan membantu membuat bahan tahan air dan noda. Bahan kimia ini bisa berbahaya bagi mahkluk hidup dan lingkungan karena mampu bertahan ribuan tahun.
Sedotan kertas paling banyak mengandung PFAS, 18 dari 20 merek sedotan yang diuji terdeteksi PFAS. Sementara sedotan bamboo terdeteksi 4 dari 5 merek sedotan bambu.
Editor : Nanda Nila Alvinda