BLITAR - Pengalaman pahit sempat dialami oleh dai muda asal Blitar Agus Muhammad Iqdam Kholid atau akrab disapa Gus Iqdam ketika akan berangkat ke Taiwan, menghadiri undangan dari komunitas PMI di Taiwan.
Hal ini diceritakan oleh Gus Iqdam dihadapan ribuan jamaah dalam pengajian rutinan Sabilu Taubah pada Senin malam (18/9/2023). Di mana ada perlakuan kurang pantas dialami sendiri oleh Gus Iqdam dan rombongannya.
Tak pelak, hal ini menyulut amarah para jamaah Gus Iqdam dari seluruh Indonesia. Mereka membanjiri komen medsos Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta dengan berbagai kecaman. Para netizen menyayangkan sikap kurang sopan salah satu petugas imigrasi saat mengecek kelengkapan untuk berangkat ke luar negeri.
Salah satu akun netizen menegaskan bahwa percuma berbagai fasilitas yang lengkap dan modern tapi sikap petugas meresahkan masyarakat yang ingin ke luar negeri.
“percumah layanann canggihh komplitt tp kl playanan meresahkan sperti yang di lakukan sdr afwann tetep aja tidak bikin nyaman para user bandara ini. tolong di perbaiki lagi plyanannya dr ptugas imigrasi,” ungkap akun silv.ana2234 di Instagram.
Bahkan salah satu komen netizen meminta agar petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta untuk segera memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara pribadi kepada Gus Iqdam.
“Minta tolong atas nama Sdr.AFWAN dimohon untuk mengklarifikasi permintaan maaf kepada yg bersangkutan yaitu Sdr.Muhammad Iqdam Chalid (Gus Iqdam).????????oalah mosok GUS e sampeyan bentak seh mas mas” tegas akun ega.nanda14.
Dan banyak komen yang berharap kejadian yang menimpa Gus Iqdam dan rombongannya menjadi bahan perhatian, evaluasi pihak imigrasi kedepannya. (don/ady)
Editor : Doni Setiawan