Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Yunarto Wijaya Singgung Aktor Intelektual 3 Periode, Gus Raharjo Ungkap Lawan Ganjar

Intan Puspitasari • Selasa, 17 Oktober 2023 | 04:36 WIB
Ganjar Pranowo, calon presiden yang diusung PDIP
Ganjar Pranowo, calon presiden yang diusung PDIP

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Pendiri lembaga survei Charta Politika, Yunarto Wijaya kembali menyoroti isu politik dinasti, yang kini marak dibicarakan masyarakat. Hal itu disampaikan Yunarto dalam poster berisi tulisan yang diunggah di akun instagram pribadinya, @yunartowijaya, Senin (16/10/2023).

Yunarto Wijaya tidak menyebutkan nama dalam postingannya. Namun, ia memberikan petunjuk sosok yang dia maksud. Yunarto mengaku mengetahui aktor intelektual di balik skenario politik dinasti tersebut. Dia bahkan mengaku pernah diajak untuk dilibatkan dalam skenario itu.

“3 Periode Perpanjangan Periode
Kemudian Anaknya, Lewat Iparnya
Lalu kita masih bertanya siapa aktor intelektualnya? Saya adalah salah 1 pihak yg pernah diminta utk bantu gol-kan hal-hal tersebut dan saya menolak semuanya
Karena saya bukan penganut Harmoko-isme,” demikian isi tulisan yang diunggah Yunarto Wijaya di akun instagramnya.

Yunarto juga menambahkan frasa atau quote dalam bahasa latin “Qui totum vuit totum perdit” dalam caption postingannya yang dalam Bahasa Indonesia berarti "Ia yang menginginkan segalanya akan kehilangan segalanya"

Postingan Yunarto yang diunggah beberapa jam setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan terkait dengan batasan usia minimal capres-cawapres tersebut dibanjiri komentar warganet.

Misalnya, seorang pegiat media sosial @gus_raharjo yang menyebut bahwa lawan Ganjar saat ini adalah alat negara dan orang-orang yang pernah dibantunya pada pemilu presiden sebelumnya. Dirinya juga mengajak bersama untuk bergerak mengagalkan skenario politik dinasti.

“Lawan Ganjar Adalah Alat Negara Dan Orang yang pernah di bantunya. Mari bergerak,” tulis @gus_raharjo.

Begitu juga dengan akun @rivanapratiwi yang menuliskan tagar #lawandinastipolitik

Sementara itu, akun @robetbet memuji keberanian Yunarto dalam mengkritik isu dinasi politik di lingkungan keluarga Jokowi.

Ia juga menyertakan pernyataan dari sejarawan dan politisi abad ke-19 asal Inggris Lord Acton, yang dalam bahasa Indonesia berarti “Kekuasaan itu cenderung korup. Kekuasaan absolut korup seratus persen.”


“Power tends to corrupt and absolute power corrupts absolutely - Lord Acton” tulisnya.

Tak ingin ketinggalan, politisi sekaligus aktris Wanda Hamidah juga mendukung keberanian Yunarto Wijaya dalam mengkritik.

‘Mantap! Gw percaya integritas loe to..” tulis @ wanda_hamidah. (*)

Editor : Intan Puspitasari
#politik #ganjar pranowo #yunarto wijaya