Pengamat Politik Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Silvanus Alvin menyebut keberhasilan Menteri Pertahanan (Menhan) dalam mempertahankan pendukungnya merupakan modal politik yang sangat bagus. Ditengarai, keberhasilan itu yang membuat elektabilitas Prabowo-Gibran menjadi yang tertinggi.
“Bisa mempertahankan loyalitas dari para pendukungnya itu jadi tidak heran ketika hasil survei pun, Prabowo-Gibran yang pertama,” kata Silvanus.
Tingginya tingkat loyalitas pendukung Prabowo terlihat dari temuan Indikator Politik Indonesia (IPI) periode 23-24 Desember 2023. Dalam survei tersebut memperlihatkan 53.1 persen dukungan kepada Prabowo-Gibran berasal dari pemilih loyal yang telah menyalurkan suaranya pada pilpres sebelumnya.
Hal itu pun berdampak pada tingginya elektabilitas Prabowo yang terekam dalam survei. Tercatat, elektabilitas Prabowo bersama pasangannya Gibran Rakabuming Raka dalam survei IPI terekam berada di posisi pertama dengan raihan 46,7 persen.
Prabowo-Gibran unggul 22.2 persen atas Ganjar-Mahfud yang hanya memperoleh 24,5 persen. Sementara itu, elektabilitas Prabowo-Gibran juga lebih tinggi 25,7 atas Anies-Muhaimin yang hanya memperoleh 21.0 persen.
Selain faktor tersebut, dia menyebut komunikasi Prabowo yang semakin humanis juga membuat Ketum Gerindra itu memiliki elektabilitas yang tinggi. Menurutnya, humanisnya komunikasi Prabowo mampu mendapat simpati masyarakat.
“Gaya komunikasi Prabowo yang lebih humanis tentu mendapat dukungan dari masyarakat,” pungkas Silvanus.(*)
Editor : M. Choirurrozaq