Terekam dalam survei Indikator Politik Indonesia (IPI) terbaru yakni 23-24 Desember 2023, Prabowo-Gibran sukses mendapat 46,7 persen. Sedangkan Ganjar-Mahfud di posisi kedua dengan 24,5 persen dan Anies-Muhaimi di posisi ketiga dengan 21 persen.
"Bicara tentang ingin menang satu putaran, tentu harus kerja keras di sisa waktu kurang lebih sekitar sebulan setengah," kata Adi Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno.
Dia menambahkan, elektabilitas tinggi tersebut menjadi modal besar Prabowo-Gibran untuk menang satu putaran. Prabowo-Gibran hanya tinggal menambah sampai 5 persen untuk bisa memenangkan satu putaran.
Meski demikian, dia melanjutkan, hal itu bukanlah hal butuh kerja keras bagi Prabowo-Gibran besama tim suksesnya. Apalagi sisa waktu menuju Pilpres hanya tinggal sedikit menuju pelaksanaan Pilpres 2024.
Dia menilai Prabowo-Gibran sudah selesai dalam menjaga jarak cukup jauh dari lawan politiknya. Prabowo-Gibran kini hanya tinggal fokus untuk memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran.
Menurutnya Prabowo-Gibran sudah cukup jauh meninggalkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowoi-Mahfud MD. Sebab, jarak elektabilitas pasangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu terlampau jauh.
"Kalau Prabowo-Gibran ini hanya berpikir meningkatkan elektabilitas dan menjauhi dua rival politiknya, saya kira sudah selesai, karena memang jaraknya hampir separuh ya," jelas Adi.(*)
Editor : M. Choirurrozaq