Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebih Kuat dan Kokoh, Berikut Metode Pemasangan Dinding pada Konstruksi Baja

Erna Putri Diana • Rabu, 3 Januari 2024 | 17:39 WIB
Konstruksi baja menjadikan baja sebagai fondasi dan struktur bangunan.
Konstruksi baja menjadikan baja sebagai fondasi dan struktur bangunan.

Nasional – Umumnya dinding bata dipasang dengan konstruksi beton bertulang. Baik jenis bata merah, batako, maupun bata ringan atau hebel. Tapi, bagaimana jika dinding dipasang pada konstruksi baja?

Banyak yang belum tau cara pemasangan dinding pada konstruksi baja WF (wide flange). Padahal, seiring kemajuan teknologi, konstruksi baja pada bangunan terus berkembang dan banyak dipilih sebagai konstruksi yang lebih modern. Dengan keunggulan lebih kokoh dan lebih efisien dibanding material konstruksi lainnya.

Admin Abdi Remaja Contractor menjelaskan bahwa ada 2 (dua) metode pemasangan dinding bata pada konstruksi baja. Pertama, bata dipasang di perut baja WF (tengah baja) dengan cara membuat tumpukan besi dan membuat sloof di bagian bawah/lantai sebagai tumpuan bata. Akan tetapi, metode ini akan mempersempit dimensi ruang.

“Yang pertama itu batanya bisa dipasang di perut baja WF. Kita bikinkan tumpukan. Nah untuk yang bawah nanti bisa dipasangin sloof, jadi batanya menempel di sini. Cuma, risiko atau kekurangannya itu mempersulit ruang,” ujarnya dalam vlog di YouTube Abdi Remaja Contractor (24/10/2023).

Kedua, bata dipasang di tepi bagian luar kolom baja. Metode ini akan memperluas dimensi ruangan, tapi lebih boros karena harus membuat kolom praktis dari bawah sampai atas. Begitu juga dengan sloof maupun balok yang harus menyangkut dengan konstruksi baja agar lebih kuat dan kokoh.

“Cuman kalau mau dipasang di luar itu bisa tanpa harus mempersempit ruangan. Kelebihannya, kita dapat ruangan yang lebih lega. Kekurangannya, kesannya lebih boros karena kita main kolom praktis lagi. Ya namanya bangunan supaya lebih kuat dan kokoh,” katanya.

Pada kasus lain, pemasangan dinding bata dapat dilakukan dengan membuat angkur besi yang ditanam pada kolom baja WF bagian sirip menggunakan besi beton berdiameter 8 maupun 10 dan panjang angkur 50 cm. 

Jadi, bagian atas bata dibuat coakan atau lubang sedalam diameter besi, kemudian ikat dengan mortar jika bata ringan dan acian jika batako maupun bata merah. Tingkat kekuatan pemasangan dinding tergantung dari seberapa banyak penanaman angkur pada sirip baja.

Marsudi Handoyo juga mengatakan bahwa pada kolom bagian sirip, khususnya baja WF ini, dikasih angkur di sisi kolom baja.

“Kita bisa bikin sendiri angkurnya pakai besi beton M8 atau M10 dengan panjang 50 cm,” ujarnya dalam YouTube pribadinya (17/10/2020).

Selain pemasangan angkur, kolom baja WF bagian badan (tengah) juga dilakukan pembesian dengan besi wermes ataupun besi beton berdiameter 6 maupun 8. Join antara besi dan baja dilakukan pengelasan kemudian dicor dengan adukan beton. Teknik ini berlaku juga untuk pembalokan, selain sebagai perkuatan juga berfungsi agar baja tidak terekpos.

“Sedangkan untuk sisi badan itu biasanya menggunakan sisa-sisa wermes ataupun dari ikatan besi beton. Kita bisa menggunakan M6 atau M8. Kita pasang di sisi badannya,” katanya.

Semua metode pemasangan dinding tersebut dapat diterapkan dalam dunia konstruksi dan berlaku juga untuk jenis baja H Beam.

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#konstruksi