NASIONAL – Dalam dunia konstruksi banyak yang belum tau cara pemasangan dinding pada konstruksi baja WF (Wide Flange Beam). Umumnya dinding bata dipasang dengan konstruksi beton bertulang, baik jenis bata merah, batako maupun bata ringan atau hebel, tapi bukan berarti tidak memungkinkan untuk dipasang pada konstruksi baja.
Seiring dengan kemajuan teknologi, konstruksi baja pada bangunan terus berkembang dan baja WF banyak dipilih sebagai konstruksi yang lebih modern, dengan keunggulan lebikokoh dan lebih efisien dibanding dengan material konstruksilainnya.
Dilansir dari youtube Abdi Remaja Contractor menjelaskan, ada 2 (dua) metode pemasangan dinding bata pada konstruksi baja WF. Yang pertama, bata dipasang di perut WF dengan cara bikin stackan besi yang dipasang diperut (tengah baja) dan dibuatkan sloof dibagian bawah/lantai sebagai tumpuan bata. Akan tetapi metode ini akan mempersempitdimensi ruang.
“yang pertama itu batanya bisa dipasang diperut WF, kitabikinkan stackan nah terus untuk yang bawa nanti bisadipasangin sloof gitu, adi batanya nempel disini. Bisa itu salah satu cara cuman cara ini resikonya atau kekurangannya itumempersulit ruang gitu” Ujar Abdi Remaja Contractor dalam vlognya (24/10/2023).
Sedangkan metode ke dua, bata dipasang di tepi bagian luar kolom baja, metode ini akan memperluas dimensi ruangantapi lebih boros, karena harus membuat kolom praktis daribawah sampai atas dan begitu juga dengan sloof maupun balok, yang harus nyangkut dengan konstruksi baja yang tujuannya agar lebih kuat dan kokoh.
“Cuman kalau mau dipasang diluar itu bisa tanpa harus mempersempit ruangan, kelebihannya kita dapat ruangan yang lebih lega gitu. Memang ini kekurangannya lebih boros” lanjutnya.
Baca Juga: Lebih Kuat dan Kokoh, Berikut Metode Pemasangan Dinding pada Konstruksi Baja
Pada kasus lain, pemasangan dinding bata dapat dilakukan dengan membuat angkur besi yang ditanam pada kolom baja, yaitu bagian sirip baja WF, menggunakan besi beton diameter 8 maupun 10 dengan Panjang angkur 50 cm.
jadi bata dilubangi bagian atasnya sedalam diameter besi, kemudian ikat dengan mortar jika bata ringan dan acian jika batako maupun bata merah. Tingkat kekuatan pemasangan dinding ini tergantung dari seberapa banyak penanaman angkur pada sirip baja.
“jadi untuk sisi pada kolom bagian sirip ini khususnya WF, ini dikasih angkur pada sisi kolom baja, kita biasa bikin sendiri angkurnya pakai besi beton bias M8 atau M10 dengan panjang 50 cm” ujar Marsudi Handoyo dalam YouTube pribadinya (17/10/2020).
Baca Juga: Prabowo-Gibran Makin Kuat Dipilih Punya Program Konkret untuk Rakyat
Tidak hanya pemasangan angkur pada sirip baja WF, kolom baja wf bagian badan (tengah) juga dilakukan dengan besi wermes ataupun besi beton diameter 6 maupun diameter 8. Penggabungan antara besi dengan baja dilakukan pengelasan dan kemudian dicor nggunakan beton. Dan Teknik iniberlaku juga untuk pembalokan, selain sebagai perkuatan juga berfungsi agar baja tidak ter-expose.
“sedangkan untuk sisi badan itu biasanya menggunakan sisa-sisa wermes ataupun dari ikatan besi beton, kita bisamenggunakan M6 atau M8 kita pasang pada sisi badannya” lanjutnya.
Semua metode pemasangan dinding tersebut dapat diterapkandalam dunia konstruksi, dan berlaku juga untuk jenis baja H Beam.
Editor : Luqman Hakim