TULUNGAGUNG - Proyek Strategis Nasional (PSN) terus dikebut hingga tahun 2024 ini. Di kabupaten Tulungagung sendiri mendapatkan imbas Proyek Strategis Nasional, seperti Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung dan Tol Tulungagung-Kediri.
Dengan adanya JLS Tulungagung dan juga Tol Tulungagung Kediri yang merupakan jalur penghubung menuju Bandara Dhoho, tentu akan berdampak ke berbagai sektor di Kabupaten-Tulungagung. salah satunya sektor ekonomi.
Pengamat Ekonomi Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Deny Yudiantoro, mengatakan bahwa perekonomian di Kabupaten saat ini sudah berjalan normal seperti sebelum pandemi covid 19.
“Untuk saat ini memang kalau kita melihat angka secara nasional, inflasi sudah terkontrol. Pertumbuhan ekonomi juga bagus. Hal ini menunjukka bahwa perekonomian sudah mulai membaik,"
"Sedangkan, di Tulungagung sendiri, kalau melihat pasar di beberapa tempat usaha sudah bisa dikatakan berjalan normal seperti sebelum pandemi dan ini menjadi sebuah hal positif di mana ketika nanti pertumbuhan ekonominya bagus, geliat ekonomi menjadi luar biasa,” ungkap Deny Yudiantoro.
Lantas bagaimana perekonomian Tulungagung, usai JLS Tulungagung dan Tol Kediri-Tulungagung saling terhubung, apakah akan naik pesat?
Deny Mengatakan, adanya proyek JLS Tulungagung dan juga Tol Kediri-Tulungagung tentunya akan memberikan kontribusi yang luar biasa di sektor perekonomian.
Karena bisa diihat, Tulungagung mempunyai sumber daya alam yang luar biasa seperti pantai-pantai di sekujur JLS Tulungagung dan gunung-gunung yang menjadi daya tarik bagi wisatawan baik dari luar kota maupun luar negeri.
“Dengan adanya JLS kemudian juga Tol Tulungagung-Kediri harapan kedepan pelaku usaha akan bisa bergeliat. Karena dengan adanya tol dan jalur lintas selatan pastinya akan mendatangkan wisatawan baik dari luar kota maupun luar negeri”. Jelas Deny.
Selain itu, Ia juga menawarkan strategi berupa konsep Pentahelix, yakni sebuah kolaborasi antara 5 lembaga. Pertama yakni Pemerintah Daerah. Dalam hal ini, pemerintah memberikan kebijakan-kebijakan sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi yang ada.
Kedua adalah swata, dengan adanya JLS Tulungagung dan Juga Tol Kediri-Tulungagung tentu swasta akan berimbas kepada bisnis, kemudian UMKM juga akan mendapatkan imbasnya
Ketiga Masyarakat, masyarakat menjadi elemen besar yang harus berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi ketika JLS Tulungagung dan juga Tol Kediri-Tulungagung sudah rampung.
Selanjutnya yakni Media. Dalam hal ini deny berharap media harus mensupport UMKM-UMKM yang ada di Kabupaten Tulungagung dan yang terakhir, yakni Akademisi.
“Kami di kampus pasti akan ikut berperan serta dalam memberikan kontribusi pada perkembangan yang ada di Tulungagung.” Tutupnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra