NASIONAL - Kebudayaan Jawa kental dengan hal-hal yang berbau mistis, salah satunya adalah pesugihan. Dalam budaya Jawa, pesugihan dikenal sebagai ritual yang bertujuan untuk mendapatkan harta kekayaan.
Praktik-praktik pesugihan ini biasa ditemui adanya sesajen yang diletakkan di tempat-tempat wingit dan angker.
Tak hanya itu, sering kali ritual pesugihan ini membutuhkan syarat khusus agar permintaan seseorang bisa dikabulkan. Syarat khusus itu disebut dengan tumbal.
Meskipun ritual pesugihan merupakan warisan nenek moyang, ternyata di ritual pesugihan ini masih tetap eksis hingga masa kini. Sebagian masyarakat pun masih menyakini ritual pesugihan ini benar adanya.
Eksistensi ritual pesugihan dapat ditandai dari cerita warga tentang suatu tempat yang kerap dijadikan tempat pesugihan.
Seperti halnya Makam Raden Bagus Mataram, di Desa Surowiti, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Makam Raden Bagus Mataram itu terkenal di Jawa Timur, khususnya sebagai tempat ritual pesugihan tuyul.
Bahkan tak sedikit orang yang mengunjungi lokasi itu untuk meminta harta kekayaan.
Dalam kesejarahannya, Raden Bagus Mataram ini merupakan kalangan ningrat dari kejaraan Mataram.
Kala itu, Raden Bagus sukses menjalankan bisnis, sehingga menjadi orang kolongmerat di masanya.
Namun, Raden Bagus Mataram tidak berkenan jika identitasnya disebarluaskan. Nama asli Raden Bagus ini hanya diketahui oleh kalangan tertentu. Bahkan, sejarah pun tidak menuliskan nama asli Raden Bagus Mataram.
Lain itu, Raden Bagus Mataram pernah bertemu dengan Sunan Kalijaga dan dia mengikuti sunan untuk menyebarluaskan Agama Islam di Desa Surowiti, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
Tak cukup itu, Raden Bagus Mataram ini juga berkontribusi besar terhadap berdirinya Kesultanan Demak Bintoro, karena cikal bakal Demak Bintoro itu berkaitan dengan sumbangsih harta kekayaan Reden Bagus yang melimpah.
Dikenal sebagai sosok yang memiliki harta kekayaan yang melimpah, hal itu menjadi asal muasal mengapa Makam Raden Bagus Mataram menjadi tempat pesugihan hingga terkenal di Jawa Timur.
Makam Raden Bagus Mataram berada di bawah tebing batu. Di belakang area makam, terdapat pohon yang berukuran besar.
Sementara di bagian dalam, ada satu makam yang diyakini adalah tempat peristirahatan terakhir Raden Bagus Mataram.
"Terkenalnya makam ini dibuat untuk pesugihan, tapi menurut saya ini makamnya wali," dikutip dalam tayangan YouTube Kuno Brono pada 14 Februari 2024.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra