NASIONAL - Seringkali ketika sudah menyisihkan penghasilan untuk simpanan, tabungan, dana darurat, dan investasi setiap bulan tapi saldo tidak pernah bertambah.
Fenomena ini disebabkan karena sebagian orang memposisikan simpanan, tabungan, dana darurat, dan investasi dengan salah.
Seperti memposisikan sebagai simpanan untuk keuangan bulanan rutin. Bukan tabungan, dana darurat, dan investasi.
Meskipun tidak terbiasa dan terkesan ribet, cara ini dipakai sebagian orang agar keuangan stabil dan mencapai kebebasan finansial itu bukan impian semata.
Agar keuangan stabil dan mencapai kebebasan finansial perlu mengatur dan disiplin terhadap pendapatan dan penghasilan.
Sebab itu perlu dipahami bahwa simpanan, tabungan, dana darurat, dan investasi tidak disimpan dalam satu rekening yang sama. Keempatnya harus dipisah sesuai dengan tujuannya masing-masing.
Lalu apa perbedaan simpanan, tabungan, dana darurat, dan investasi agar keuangan aman dan stabil? Simak penjelasannya sebagai berikut.
Simpanan
Merupakan pos yang digunakan untuk melakukan transaksi keuangan jangka pendek.
Misalnya rekening dengan ATM yang digunakan untuk kebutuhan operasional hidup setiap bulan dengan budget sesuai pos belanja.
Simpanan yang digunakan untuk operasional biasanya akan habis setiap bulan.
Baca Juga: Tim Paslon Ganjar-Mahfud Pantang Menyerah, Ini Langkah yang Ditempuh
Tabungan
Penghasilan yang sengaja disisihkan untuk membeli barang yang lebih besar dalam jangka waktu tertentu.
Metode ini juga disebut sebagai sinking funds yaitu menyisihkan sisa belanja atau penghasilan untuk ditabung sampai mencapai target tertentu dengan tujuan membeli barang.
Dana Darurat
Dana Darurat merupakan sejumlah uang yang akan dipakai dalam kondisi darurat.
Kondisi tersebut seperti hilang pekerjaan dan masih ada tagihan rutin bulanan, biaya bantuan keluarga, servis kendaraan, dan lain sebagainya.
Investasi
Investasi diartikan sebagai penundaan konsumsi hari ini untuk mengharapkan kenaikan hasil di kemudian hari.
Investasi dilakukan dalam jangka panjang. Hasil yang terjadi di masa depan tidak bisa dipastikan.
Sebab itu memilih investasi yang minim resiko dipilih oleh sebagian orang.
Setelah mengetahui perbedaan simpanan, tabungan, dana darurat, dan investasi, sudah waktunya untuk mengatur keuangan lebih cermat lagi.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra