Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sisi Positif Tol Kediri-Tulungagung, Pertumbuhan Ekonomi Makin Menguat

Eka Fitria Lusiana • Minggu, 3 Maret 2024 | 19:15 WIB
Tol Kediri Tulungagung.
Tol Kediri Tulungagung.

NASIONAL - Pembangunan jalan tol akan lebih memudahkan akses transportasi yang dapat menghubungkan dari satu daerah ke daerah lainnya. Hal ini juga akan mempermudah konektivitas dalam pertumbuhan ekonomi.

Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama seluruh mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berupaya membangun kemudahan dengan merencanakan pembagunan jalan tol Kediri-Tulungagung.

Dilansir dari laman resmi Badan Pengaturan Jalan Tol, telah ditetapkan pemenangan lelang pengusahaan Jalan Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 44,17 Km yang diprakasi oleh PT Gudang Garam Tbk, yang akan digarap oleh PT Surya Sapta Agung Tol.

Penetapan ini berdasarkan Surat Menteri nomor PB 0201-Mn/2954 tanggal 14 Desember 2023.

Dikutip dari laman resmi Pemkot Kediri, pembangunan jalan tol direncanakan akan mulai dikontruksi pada kuartal II -2024, dan dilanjutkan dengan main road yang akan menghubungkan Kediri-Mojo-Tulungagung beroperasi pada kuartal III-2025.

Sebelum berjalannya proyek tersebut, telah digelar Perjanjian Regres dan Perjanjian Penjaminan Jalan Tol Kediri-Tulungagung, pada Selasa 27/02/2024 di Auditorium Kementrian PUPR.

PJ Wali Kota Kediri, Zanariah memberi tanggapan bahwa dengan adanya pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung ini diharap dapat memudahkan aksebilitas masyarakat menuju kota Kediri serta dapat menumbuhkan faktor ekonomi.

“Semoga dengan adanya jalan tol ini bisa jadi pengungkit perekonomian kota Kediri,” Ujar Pj Wali Kota Kediri, dikutip dari laman resmi Pemkot Kediri.

Zanariah juga mengajak berkolaborasi daerah sekitar, seperti Kabupaten Kediri, Tulungagung, Blitar, Nganjuk dan daerah lainnya untuk memajukan potensi yang ada di setiap daerah, sehingga dengan keberadaan tol dan bandara ini dapat memberi dampak bagi daerah.

Turut hadir Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang menjadi saksi dalam pelaksanaan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), Perjanjian Regres dan Perjanjian Penjaminan Jalan Tol Kediri-Tulungagung,

“Terlaksananya proyek Jalan Tol ini merupaan keputusan bisnis yang sangat strategis sekaligus mempercepat konektivitas di salah satu ruas Jawa Timur, karena jalan tol ini akan menghubungkan dengan jalan tol trans jawa dengan jalan nasional pansela dan akan tersambung ke wilayah Mojokerto hingga Kediri,” Tutur Menteri Basuki, dilansir dari laman resmi Badan Pembangunan Jalan Tol.

Miftachul Munir, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), menambahkan bahwa pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung akan menghubungkan ke wilayah kota Kediri, kabupaten Kediri dan kabupaten Tulungagung dengan biaya investasi sebesar Rp 9,9 triliun dengan masa konsesi 50 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

 Baca Juga: Dampak Giga Proyek JLS Tulungagung dan Tol Kediri-Tulungagung bagi Masyarakat, Pengamat Deny Yudiantoro: Angka secara Nasional...

“Jalan Tol ini terdiri dari Akses Tol Bandara Dhoho sepanjang 6,82 Km, Main Road (Seksi 1 + Seksi 2) Kediri–Tulungagung sepanjang 37,35 Km (termasuk Jalan Akses),"

"Jalan Tol Kediri–Tulungagung direncanakan mulai konstruksi pada Kuartal 2 tahun 2024 dan ditargetkan beroperasi pada Kuartal 3 tahun 2025,” Tutur Munir, dikutip dari laman resmi kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#PJ Wali Kota Kediri #Pembangunan jalan tol Kediri Tulungagung