NASIONAL - Matthew Walker, penulis buku Why We Sleep adalah seorang profesor ilmu saraf dan psikologi dan telah menjadi peneliti selama dua puluh tahun.
Sebagian besar riset yang dilakukan oleh Matthew Walker adalah tentang tidur.
Dirangkum radartulungagung.jawapos.com dari kanal YouTube Maudy Ayunda, buku Why We Sleep menarik sekali karena banyak penelitian ilmiah tentang tidur yang sangat up to date.
Maudy Ayunda mengakui dengan membaca buku ini ia dapat mengetahui pengaruh jangka pendek atau panjang dari kurang tidur dan apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur.
Maudy Ayunda membagikan tiga poin utama yang ada di buku ini.
Tidur memiliki banyak manfaat yang tidak terhitung
Menjaga kesehatan seringkali berkaitan dengan pola makan yang benar dan olahraga yang teratur. Sayangnya terkadang lupa untuk tidur dengan cukup.
"Sistem kekebalan kita membutuhkan tidur untuk melawan penyakit dan infeksi, contohnya riset menunjukkan jika kita tidur kurang dari 6 atau 7 jam per malam, kita melipatgandakan kemungkinan kita terkena kanker," terang Maudy Ayunda.
"Kurang tidur itu enggak sehat untuk kesehatan mental kita," tambah perempuan yang baru saja menikahi lelaki Korea Selatan tersebut.
Maudy Ayunda juga menambahkan bahwa otak menjadi jauh lebih reaktif secara emosional ketika kurang tidur, dan tubuh jadi stres kronis, dan menjadi lebih rentan depresi atau cemas.
Caffeine adalah musuh tidur teratur
Banyak orang yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia tanpa tahu bahwa lampu, temperatur ruangan, dan kafein sangat mempengaruhi tidur.
Di otak memiliki semacam jam yang disebut Ritme Circadian dan berfungsi mengatur kapan tidur dan kapan bangun.
Ada pula chemical yang bernama Adenosine yang berfungsi memberikan dorongan tidur atau rasa kantuk.
Setiap kafein yang diminum, dalam waktu 5 hingga 7 jam kemudian, kadar setengahnya masih ada di sistem.
Tips on how to improve your sleep
Suhu ruangan sekitar tempat tidur dan pakaian menentukan selimut termal yang membungkus tubuh di malam hari. Suhu kamar tidur yang ideal untuk kebanyakan orang adalah 19 derajat celcius.
Menjaga kamar tidur agar gelap total sepanjang malam untuk mengurangi sinar lampu LED biru. Usahakan juga untuk bangun tidur di waktu yang sama.
Maudy Ayunda juga mengungkapkan tidur itu penting untuk kelangsungan hidup dan evolusi.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra