NASIONAL - Film Exhuma masih menyisakan banyak teori bagi penonton global yang notabene tidak mengetahui sejarah tentang Korea.
Film Exhuma sendiri telah mendapat atensi di Indonesia yang juga menguak teori-teori dalam film Exhuma.
Sejarah Korea dan jepang menjadi titik awal film Exhuma yang memperoleh jutaan penonton dalam waktu yang singkat.
Dilansir radartulungagung.jawapos.com dari akun TikTok @/raynahasan berikut fakta dan teori yang berhasil di kupas penggemar global setelah menonton film Exhuma.
Pamyo
Pamyo merupakan judul film Exhuma asli Korea yang memiliki arti menggali. sedangkan Exhuma atau exhumanation memiliki arti membongkar makam.
Pasak Besi dan Biksu Gisune
Dalam sebuah adegan memperlihatkan dialog “rubah menusuk punggung harimau” dan titik koordinat yang diucapkan Bong Gil (Lee Do Hyun) ternyata berada di perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara.
Seperti yang diketahui, Korea Selatan dan Korea Utara dulunya merupakan satu negara bernama Semenanjung Korea.
Peta Semenanjung Korea mirip seperti harimau dimana perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara berada tepat di punggung harimau.
Konon pasak besi yang ditancapkan di perbatasan inilah yang memecah Korea menjadi dua dan melemahkan negara tersebut.
Pasak besi ini sendiri ditancapkan oleh seorang Biksu Gisune (Kitsune) yang merupakan siluman rubah di titik seperti punggung harimau.
Melon dan Ikan Permintaan Shogun
Di sebuah adegan dimana Hwa Rim (Kim Go Eun) bertemu Jenderal Jepang dan mengaku sebagai pelayannya, Hwa Rim mendapat permintaan melon dan ikan.
Pertanyaan tersebut ternyata sebuah tes untuk Hwa Rim yang mengaku sebagai pelayan dari Jenderal Jepang tersebut.
Ketika peperangan antara Korea dan Jepang ada 2 jenis tentara yaitu tentara timur (tokugawa) dan tentara barat (toyotomi).
Tentara timur merupakan tentara yang stay di Jepang, sedangkan tentara barat adalah tentara yang menyerang Semenanjung Korea.
Melon dan Ikan sendiri adalah alat pancingan kedua tentara tersebut, melon untuk tentara timur dan ikan untuk tentara barat.
Kekalahan Jenderal Jepang
Misteri kenapa Jenderal Jepang tersebut dikubur di Korea dan menjadi penjaga pasak besi konon Jenderal Jepang ini terkenal karena berhasil membunuh banyak musuh dan menang di berbagai peperangan.
Namun ia justru kalah ketika perang melawan Joseon, ia dikalahkan oleh Admiral Yi Sunsin dan dihukum dikubur dengan pasak besi oleh Biksu Gisune (Murayama Junji).
Kekalahan Jenderal Jepang dapat disaksikan di film The Admiral yang diperankan Choi Minsik.
Keterkaitan Agama Budha dengan Film Exhuma
Pada saat Hwa Rim terpojok oleh Jenderal Jepang, ternyata Jenderal Jepang melihat pagoda yang berada di belakang Hwa Rim.
Karena Jenderal Jepang juga menganut keyakinan Budha, ia berdoa dan berubah menjadi bola api lalu kembali ke makam.
Jenderal jepang juga mengetahui bahwa nenek Hwa Rim merupakan dukun yang hebat, sehingga ia tidak mengusiknya sementara waktu.
Itulah teori yang berhasil dipecahkan oleh warganet Indonesia setelah menonton film Exhuma.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra