NASIONAL - Setelah menjadi film yang masuk dalam jajaran top box office, Exhuma tidak henti-hentinya menarik minat penonton bioskop.
Dengan pencapaian penonton sebanyak 9 juta penonton sejak penayangan perdananya 22 Februari 2023 lalu, kesuksesan Exhuma turut mengulik kehidupan para pemainnya.
Kim Go Eun, Lee Do Hyun, Choi Min Sik, dan Yoo Hae Jin yang menjadi pemeran utama dalam film ini tidak luput dari perhatian penggemar.
Dibalik kesuksesan Exhuma masih menyimpan fakta menarik yang layak dikulik oleh warganet.
Dilansir radartulungagung.jawapos.com dari akun TikTok @desiokta_96 berikut fakta menarik film Exhuma.
Simbolisme Pasak Besi
Simbolisme ini menjadi representasi dari kengerian peperangan dan memberikan refleksi terhadap spiritualitas dan kehidupan masyarakat.
Cerita tentang pasak besi yang ditanam dalam tubuh Jenderal Jepang menggambarkan dampak tragis perang dan memperdalam emosi penonton terhadap cerita.
Pengaruh pasak besi bahkan memecah Semenanjung Korea menjadi 2 bagian yaitu Korea Utara dan Korea Selatan.
Adegan dimana kalimat “rubah melukai punggung harimau” membekas di penonton dan menimbulkan sejumlah teori untuk menguak maksud dari pernyataan tersebut.
Sejarah Panjang Korea
Mengeksplorasi tentang cerita misterius seputar siluman Jepang yang terlibat dalam konflik antara Korea dan Jepang pada abad ke-16.
Hal ini mengingatkan kita pada periode penting dalam sejarah Asia Timur, yaitu invasi Jepang ke negara-negara yang menjadi targetnya seperti Korea dan China.
Perang pada abad ke-16 ini dikenal dengan Perang Imjin, pasukan Jepang berhasil dikalahkan oleh tentara Joseon.
Plot Cerita yang Terbagi Menjadi Dua
Film ini mempersembahkan plot cerita yang terbagi menjadi dua bagian yaitu menggabungkan unsur budaya dan ketegangan dengan cerdas demi adegan tentang penggalian kuburan dan ritual shamanisme Korea.
Adegan ini bahkan dipantau langsung oleh seorang Shaman (dukun) untuk mendapatkan hasil yang sempurna seperti layaknya ritual pada umumnya.
Makna Tersembunyi Nomor Mobil
Menyajikan makna tersembunyi melalui serangkaian nomor yang muncul seperti 1945, 0815, dan 0301.
Nomor-nomor ini merujuk pada peristiwa penting dalam gerakan kemerdekaan.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra