NASIONAL - Bagi pengidap diabetes, penting untuk mengikuti aturan makan yang seimbang dan tips gaya hidup sehat selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Hal ini semata-mata guna menghindari terjadinya komplikasi.
Dilansir dari Jawapos, dengan mengonsumsi makanan secukupnya, menghidrasi tubuh secara baik, dan tidur yang cukup dapat membantu mengatur kadar gula darah. Hal inilah yang harus diperhatikan bagi pengidap diabetes.
Makan saat sahur dan berbuka puasa di bulan Ramadan ini menjadi tantangan bagi pengidap diabetes agar tidak berpotensi makan secara berlebihan, tidak mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, tidak menjaga pola makan yang teratur.
Oleh karena itu, apabila didukung dengan niat yang matang dan tidak berlebihan, maka Anda dapat menikmati buka puasa secara sehat sambil mengelola diabetes.
Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Kamu Wajib Nonton Para Pencari Tuhan Jilid 17, Berikut Fakta Menariknya!
Walau demikian, pengidap diabetes tidak perlu takut berpuasa selama bulan Ramadan. Sebab, puasa Ramadan memiliki banyak manfaat termasuk dalam kesehatan pencernaan, menjaga metabolisme tubuh, hingga detoksifikasi tubuh. Selain itu, puasa juga dapat mengatur kadar kolestrol dan tekanan darah.
Dilansir dari Jawapos, adapun beberapa menu buka puasa yang aman bagi pengidap diabetes:
- Salad Quinoa dan Sayuran Panggang
Salad ini merupakan salad yang mengandung campuran wortel dan ubi jalar yang dipotong-potong, bersama dengan kembang kol kecil, semuanya dipanggang hingga matang. Inti dari saladnya adalah quinoa, dimasak hingga mengembang lalu dibumbui dengan duo aromatik bubuk jintan dan kayu manis, sedikit air bunga jeruk, serta bumbu garam laut dan lada hitam yang baru digiling.
Salad ini mengandung fitur ramah diabetes, sebab indeks glikemiknya yang rendah, memiliki kandungan serat yang tinggi, mengandung protein sedang, dan tanpa mengandung tambahan gula.
- Kari Buncis dan Bayam
Kari buncis dan bayam merupakan makanan berbahan utama buncis dan sayur bayam. Buncis merupakan sayuran yang memiliki banyak manfaat. Berdasarkan kandungan gizinya, buncis kaya akan mineral, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, dan zinc. Buncis juga mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang baik untuk pencernaan. Selain itu, buncis mengandung rendah kalori dan tidak memiliki kandungan lemak tetapi tinggi serat sehingga aman untuk pengidap diabetes.
Begitupun dengan sayur bayam, bayam memiliki kandungan antioksidan yang dapat mengontrol gula darah dalam tubuh. Selain itu, antioksidan dalam bayam juga berfungsi mengurangi kadar kolesterol jahat pada tubuh. Dengan demikian, sudah dapat terekam jelas makanan ini sangat cocok dana man bagi pengidap diabetes.
- Paprika Isi
Makanan ini berbahan utama sayur paprika, yang mengandung karotenoid, capssantin, zeaxanthin, dan lutein. Paprika juga mengandung kalsium, posatium serta fosfor. Oleh karena itu, makanan ini dapat mempertahankan berat badan yang sehat, dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, hingga mampu mengontrol kadar gula darah secara maksimal.
- Sate Tusuk Ayam Panggang dan Sayuran
Sate tusuk ayam panggang ternyata juga menjadi salah satu makanan yang mengandung rendah kalori. Akan tetapi, bagian ayam yang memiliki manfaat tersebut hanya berlaku pada bagian dada ayam. Dibandingkan dengan bagian lainnya, bagian dada ayam lebih mengandung tinggi protein namun rendah kalori. Ditambah dengan memakan sayur-sayuran yang mengandung banyak serat, maka sudah dapat dipastikan makanan ini aman untuk pengidap diabetes, dan dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.
- Ikan Bakar dan Sayuran Kukus
Ikan bakar merupakan salah satu makanan yang dapat mengendalikan kadar gula darah. Namun, tidak semua ikan aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes. Lantas, ikan apa saja yang ramah bagi pengidap diabetes? Ikan tersebut antara lain, salmon, ikan tuna, ikan makarel dan ikan kembung. Ikan ikan tersebut baik untuk mengatasi peradangan dan menjaga kadar gula darah sehingga aman untuk pengidap diabetes.
Nah, demikian menu buka puasa yang disarankan dan tentunya aman bagi pengidap diabetes. Semoga membantu.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra