Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Takjub! Inilah Kisah Heroik Muhammad Al Fatih Menaklukkan Konstantinopel

Mizanatul Muttaqin • Selasa, 26 Maret 2024 | 20:10 WIB
Ilustrasi dari Muhammad Al Fatih yang dilukis oleh orang Itali saat penaklukan Kota Konstantinopel
Ilustrasi dari Muhammad Al Fatih yang dilukis oleh orang Itali saat penaklukan Kota Konstantinopel

NASIONAL - Pada masa kekaisaran Yunani pada tahun 650 masehi Peradaban Kekaisaran terpecah menjadi dua bagian.

Pembagian wilayah tersebut meliputi Romawi Barat merupakan kerajaan Romawi dengan Penganut agama Kristen Katolik dan Romawi Timur dengan peradaban penganut Kristen Ortodoks dengan sebutan masyarakat Yunani serta beribukotakan pada kota konstantinopel.

Pada penjelasan sejarahnya konstantinopel merupakan kota yang sangat indah dan mewah.

Baca Juga: Berikut Link, Syarat, dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2024: Jangan Sampai Terlewatkan!

Banyaknya tempat peribadatan dan telah majunya peradaban yang terdapat pada kota tersebut, ternyata telah berhasil ditaklukan oleh seorang Pemuda Muslim berusia 21 tahun dengan nama Muhammad Al-Fatih.

Menjadi seorang Sultan muda yang memiliki sifat angkuh, temperamental dan keras kepala.

Sering kali sejarah mengangga dan menjelaskan masa kesultanan muhammad Al Fatih sebuah masa kesultanan Turki yang kejam.

Baca Juga: Siap Sebelum Berkendara, Ini Cara Mudah Merawat Sistem Pengereman Sepeda Motor

Padahal  seorang Sultan Muhammad Al Fatih adalah seorang yang memiliki akhlak yang baik pandai dan pintar mengenai ilmu fisika, geografi, sejarah dan bahasa.

Muhammad Al- fatih merupakan seorang pemuda yang telah menjadi sultan untuk wilayahnya sejak saat beliau masih berusia 12 tahun serta mampu menguasai 8 bahasa asing saat berusia 16 tahun.

Selain hal tersebut, kisah Muhammad Al- fatih saat masih kecil telah memiliki sebuah pendidikan yang terjamin dari orang tuanya.

Pada saat Muhammad Al-Fatih masih kecil, beliau telah dididik oleh seorang ulama ahli Al Quran yang bernama Syaikh Ahmad Al-Kurani dan mampu menghafalkan Al-Quran saat usianya 8 tahun.

Baca Juga: Inspirasi Resep Takjil Sehat, Bubur Sumsum Jelly Pandan dan Oat Ala Devina Hermawan

Setelah Beliau selesai belajar Al Quran, proses pembelajaran di lanjutan dengan belajar akhlak yang dibimbing oleh Syaikh Aaq Syamsuddin yang telah menemani Muhammad Al Fatih dari awal.

Seorang Muhammad Al Fatih juga merupakan seorang sultan yang ahli dan suka dengan sebuah kisah sejarah.

Pada usianya yang 21 tahun telah mampu menaklukan kota konstantinopel. Sebelum peristiwa tersebut Muhammad Al Fatih juga telah membangun benteng yang sangat besar untuk memperkuat wilayah kesultanannya.

Pembangunan benteng tersebut bertujuan menyempurnakan benteng yang telah dibangun oleh kakek buyutnya yang bernama Benteng Anadolu Hisari yang berada pada kawasan Asia yang berada tepat di sebelah timur Selat Bosphorus.

Sedangkan benteng yang dibangun oleh Muhammad Al Fatih terletak berseberangan dengan benteng yang dibangun oleh kakek Buyutnya.

Benteng tersebut berada di sebelah Barat Selat Bosphorus, dengan nama Benteng Rumeli Hisari. Benteng tersebut bernama Rumeli Hisari, sebab tempat berdirinya benteng tersebut berada pada wilayah Romawi atau berada pada barat Selat Bosphorus.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Muhammad Al Fatih #sejarah #konstantinopel #peradaban islam