NASIONAL - Setiap orang tentu mengenal siapa itu Albert Einstein, tokoh yang memiliki kecerdasan teramat luar biasa.
Dalam sejarahnya, Einstein tidak hanya merevolusi fisika, namun juga mengajarkan banyak pelajaran emas terutama dalam menjalankan kehidupan agar lebih baik.
Melalui temuan-temuan ilmiahnya, seperti keteguhan kecepatan cahaya, efek fotolistrik, E = mc2 , dan relativitas umum, Eistein tentu pantas dikenal sebagai manusia jenius di sepanjang sejarah.
Tak hanya ahli pada bidang fisika, Albert Einstein juga memanfaatkan kecerdasannya dalam dunia politik, media, hingga beberapa bidang lainnya. Bahkan, Einstein juga memberikan aturan hidup menarik melalui surat-surat dan catatan-catatan pribadi orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya.
Baca Juga: Takjub! Inilah Kisah Heroik Muhammad Al Fatih Menaklukkan Konstantinopel
Dilansir dari Jawapos, berikut aturan hidup menarik dari sosok jenius Albert Einstein sehingga dapat bermaanfaat di masa kini.
- Fungsikan Energi Anda Untuk Hal-Hal yang Penting
Ketika memandang penampilan Albert Einstein, kata “kusut” mungkin dapat mewakili benak orang-orang yang mengenalnya.
Namun, menurut Einstein itulah cara dia untuk menghemat energi. Sebab, Einstein tidak perlu memikirkan pakaian apa yang harus dikenakan secara sempurna yang akan memberatkan mentalnya.
Selain itu, Eistein juga tidak perlu mengatur jadwal memotong rambutnya secara rutin. Ia lebih memfokuskan diri terhadap hal-hal yang lebih penting. Hal itulah yang dapat mengantarkannya pada kehidupan yang luar biasa.
- Lakukan Hal-Hal yang Anda Gemari, Meskipun Anda Buruk Dalam Hal Itu
Selain Einstein gemar berkecimpung pada dunia fisika, ia juga gemar makan makanan yang dipanggang hingga sekedar bermain biola. Namun, hal yang sangat digemari yakni berlayar. Meskipun, ia tak mahir dalam kegiatan berlayar.
Sebagaimana Einstein pernah menulis, “Pelayaran di laut adalah kesempatan bagus untuk mendapatkan ketenangan maksimal dan merenungkan ide-ide dari sudut pandang yang berbeda.”
Dengan demikian, Einstein tetap berlayar, ia teteap melakukan suatu hal yang ia gemari tersebut guna mencapai ketenangan yang maksimal dan menciptakan ide-ide yang menarik. Walaupun ia seringkali lalai hingga membuat perahunya kehilangan arah atau tiang kapalnya jatuh, tapi ia tetap pantang menyerah.
Baca Juga: Deni Kurnia Syah Sebut Golkar Layak Pimpin Koalisi Besar Prabowo-Gibran!
- Memiliki Pola Pikir yang Harus Memecahkan Teka-Teki
Dengan memikirkan permasalahan yang seringkali dihadapi oleh semua orang. Hal ini dapat berupa masalah lingkungan hidup, kesehatan, politik, hingga finansial. Amati hal tersebut sebagai suatu teka teki.
Dengan demikian, Anda dapat cenderung memiliki pendekatan baru untuk mengatasai permasalahn tersebut.
Pandangan unik Eistein ini memungkinkan untuk mendekati sebuah permasalahan dengan cara yang unik pula hingga membawanya ke revolusi relativitas khusus.
- Pikirkan Secara Mendalam Mengenai Hal-Hal yang Benar-Benar Membuat Anda Tertarik
Einstein merupakan salah satu orang yang menerima banyak surat dari orang-orang yang mengenalnya baik hingga orang asing.
Pada tahun 1946, ia pernah membaca isi surat yang menanyakan apa yang harus mereka lakukan dalam hidup mereka. Kemudian, Einstein menanggapinya dengan sangat cerdik sekali.
“Yang utama adalah ini. Jika Anda menemukan pertanyaan yang sangat menarik minat Anda, pertahankan pertanyaan tersebut selama bertahun-tahun dan jangan pernah puas dengan solusi masalah dangkal yang menjanjikan keberhasilan yang relatif mudah.”
Apabila tidak mencapai solusi, jangan merasa gagal. Sebagaimana Einstein menulis surat kepada temannya David Bohm.
“Anda tidak boleh tertekan oleh besarnya masalah. Jika Tuhan telah menciptakan dunia, kekhawatiran utama-Nya tentu saja tidak membuat kita mudah memahaminya.”
- Jangan Menjadi Buta Terhadap Satu Pemikiran, Terbukalah
Di saat kita mendengar sesuatu yang diyakini tidak masuk akal, kita seringkali menentang meskipun sebetulnya telah ditunjukkan bukti-bukti lengkap.
Kita hanya akan cenderung dengan orang-orang yang sependapat dengan kita, dan menentang dengan orang-orang yang memiliki perbedaan pendapat.
Bagi Enstein, hal tersebut mewakili kematian pikiran rasonal yang disebutnya “kegilaan kolektif” atau “pikiran kawanan” atau saat ini lebih dikenal dengan istilah pemikiran kelompok. Menurut Einstein, hal ini kerapkali didorong oleh tokoh terkemuka yang melontarkan propaganda.
Nah, demikian beberapa aturan hidup menarik dari Albert Einstein yang dapat menjadi bekal untuk di masa kini. Semoga membantu.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra