NASIONAL - Film horror 'Kiblat' yang di sutradarai Bobby Prasetyo menjadi sorotan publik karena kontroversinya, terutama terkait dengan judul dan penggambaran kiblat dalam sebuah adegan yang masih berupa trailer tersebut.
Sebagian masyarakat menganggap adegan ini sensitif dan menimbulkan perdebatan mengenai penghormatan terhadap simbol-simbol agama dalam sebuah karya.
Kontroversi ini memunculkan berbagai tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Salah satu tanggapan muncul dari Ustadz Adi Hidayat menyatakan bahwa film sebagai sebuah media memiliki potensi untuk memberikan pesan mengenai nilai-nilai moral dan etika.
Baca Juga: Rilis Trailer, Film Dua Hati Biru Memiliki Makna Tersembunyi untuk Keluarga
Beliau menegaskan bahwa pembuatan konten, termasuk film, haruslah mengandung nilai-nilai yang sesuai dengan akar moral dan keyakinan yang telah diakui oleh masyarakat guna menghindari kontroversi.
Seperti hal nya kiblat sendiri sebagai arah untuk salat yang mengarah ke Ka'bah merupakan hal yang sakral bagi umat islam.
Dalam tanggapannya, Ustadz Adi Hidayat juga mengajak para pegiat seni, termasuk sutradara dan produser film, untuk lebih mengkonsultasikan karya-karya mereka dengan ulama dan otoritas keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Hal ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa film yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang diyakini oleh masyarakat.
Selain itu, Ustadz Adi Hidayat juga menyoroti pentingnya promosi yang baik dan bertanggung jawab terhadap konten yang dihasilkan.
Menurut beliau, promosi haruslah dilakukan dengan cara yang memikat namun tetap menghormati nilai-nilai yang diyakini oleh masyarakat.
Ustadz Adi Hidayat juga mengajak semua pihak, termasuk para pegiat seni dan produsen konten, untuk saling mendukung dalam menciptakan karya-karya yang bermutu dan bernilai positif bagi masyarakat.
Hal ini sejalan dengan upaya untuk membangun suasana harmoni dan kebaikan, terutama di bulan yang penuh berkah seperti bulan Ramadan.
"Yuk kita saling menjauhkan diri dari sifat-sifat yang kurang bagus saling mencela, menjatuhkan, tapi kita memberikan semangat agar semua menjadi baik,"
"Mohon tidak dinilai bahwa apa yang disampaikan berupa masukan dari kami sebagai sesuatu yang negatif, merendahkan atau menjatuhkan tidak sama sekali tapi lebih kepada kita bagaimana membangun suasana Harmoni yang baik apalagi di bulan yang baik penuh berkah ini." Ungkap Ustadz Adi Hidayat di Channel YouTubenya****
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra