Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Apakah Insecure Itu Berdosa? Beginilah Penjelasan Dari Habib Ja’far

Lilla Afiyatunnisa • Minggu, 31 Maret 2024 | 01:05 WIB
Habib Jafar pada suatu podcast
Habib Jafar pada suatu podcast

NASIONAL - Insecure merupakan suatu istilah yang menujukkan arti ketidakpercayaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Insecure ini dapat terjadi pada kondisi dan di situasi tertentu.

Insecure juga dapat terjadi karena faktor eksternal maupun internal. Faktor eksternal yakni insecure yang disebabkan oleh faktor lingkungan atau orang lain yang menyebabkan dirinya menjadi tidak percaya diri.

Sedangkan, faktor internal terjadi karena disebabkan oleh dirinya sendiri yang tiba-tiba merasa tidak percaya diri terhadap dirinya sendiri.

Baca Juga: Ingin Terhindar Dari Masalah? Stop Lakukan Nilai Ini, Nomor 3 Bahaya

Rasa insecure  ini biasanya disertai dengan perasaan sedih, takut, gelisah, bahkan murung dalam menyikapi suatu hal. Lantas, apakah insecure itu berdosa?

Faktanya, Habib Ja’far juga mendiskusikan hal ini pada sebuah podcast yang diunggah di akun YouTube @noice. Pada podcast tersebut Ummi melontarkan pertanyaan kepada Habib Ja’far.

“Emang insecure juga dosa?” tanya Ummi.

Mendengar pertanyaan tersebut, Habib Ja’far pun memberikan penjelasan bahwa perasaan insecure merupakan suatu perbuatan yang tidak disukai Allah dan merupakan perbuatan yang dianggap dosa. Menurut Habib, tidak sepatutnya rasa insecure ditanamkan karena Allah sangat menjaga makhluknya melalui kasih sayang yang tidak ada habisnya.

“Insecure? dosa dong, membully diri sendiri, insecure itu dosa. Kenapa? pertama insecure itu seharusnya tidak ada pada kita karena ada Allah yang jaga kamu dengan penuh cinta melebihi cinta ibumu kepadamu atau cintamu kepada dirimu sendiri.

Jadi seharusnya kita nggak pernah merasa insecure kan,” ujar Habib.

“Karena gini, yang bertuhan pasti bertahan. Karena kita yakin ada Allah yang ngurusin, sebab gue udah belajar dari tahun 2023 kemarin, gue sendiri yang ngurus urusan gue ujung-ujungnya berantakan,” lanjutnya.

Baca Juga: Digemari Berbagai Usia, Kegiatan Ramadan Fashionism Wadahi Kreativitas Fashion Antusias di Tulungagung

Habib Ja’far juga menegaskan bahwa Allah telah menciptakan dengan kondisi yang sangat sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Oleh karena itu, seharusnya manusia tidak boleh merasa kekurangan yang menimbulkan rasa insecure atau tidak percaya diri.

“Makanya 2024 kita punya resolusi pengen nyerahin urusannya kepada Allah. Kita hanya usaha aja, jadi Allah aja udah bilang lo keren, ngapain lo bilang diri lo sendiri tuh ngga? Atau percaya kepada orang lain yang bilang bahwa lo nggak keren padahal Allah yang bilang semua ciptaannya dalam keadaan yang terbaik,” terangnya.

Rasa insecure bahkan dapat menyebabkan seseorang menghukum dirinya sendiri atas kekurangan yang ia miliki.

Menyikapi hal tersebut, Habib Ja’far menyebut bahwa satu-satunya yang berhak menghukum manusia ketika melakukan kesalahan atau merasa kurang adalah hanya Allah Swt.

Oleh sebab itu, manusia tidak dapat menghukum dirinya sendiri.

“Yang paling berhak menghukum kita adalah Tuhan, karena Tuhan yang menciptakan kita dan Tuhan yang kita khianati ketika kita berlaku buruk. Tapi Tuhan aja nggak menghukum kita, ngapain kita menghukum diri kita sendiri?” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Habib Jafar #Insecure