NASIONAL - Semakin berkembangnya zaman akan semakin banyak istilah-istilah baru seperi istilah Sandwich Generation.
Sandwich Generation pertama kali diperkenalkan oleh Dorothy Miller di paper-nya yang berjudul The Sandwich Generation Adult Children of The Aging pada tahun 1981.
Sebenarnya Istilah sandwich generation sudah ada sejak dulu di negara Eropa namun akhir- akhir ini istilah tersebut menjadi terkenal di Indonesia.
Secara teori Sandwich Generation adalah sekelompok orang dewasa berumur 30-40 an yang menanggung beban finansial, fisik, dan emosional.
Namun Sandwich Generation bukan hanya berlaku pada anaknya saja, melainkan juga pada orang tuanya. Sedangkan fenomena ini telah terjadi, terutama di Indonesia.
Saat ini istilah Sandwich Generation banyak terjadi pada anak muda Indonesia berdasarkan data dari Astra Life, sebanyak 48,7 persen masyarakat usia produktif di Indonesia adalah Sandwich Generation.
Pemuda Sandwich generation berada di tengah-tengah antara harus membiayai orang tua dan anak atau adik-adiknya yang sebenarnya bukan sepenuhnya tanggung jawabnya.
Lantas apa penyebab terjadinya Sandwich Generation, menurut dosen di Universitas Muhammadiyah Yogya Novia Fetri Aliza M.Psi., mengatakan, “Sehingga lagi-lagi saya katakan permasalahan Sandwich Generation adalah kegagalan pola asuh, kenapa gagal pola asuhnya karena generasi sebelumnya tidak menyiapkan generasi berikutnya untuk menjadi generasi yang mapan,” dikutip dari laman YouTube UMYogya.
Ada beberapa jenis Sandwich Generation
- Tradisionl Sandwich Generation yaitu orang dewasa yang diapit oleh dua generasi yang membutuhkan bantuan finansial diapit generasi orang tua dan anak- anak
- Club Sandwich Generation yaitu generasi yang diapit oleh dua generasi di atas sekaligus dan dua generasi di bawah sekaligus.
- Open Faced Sandwich Generation yaitu siapapun yang terlibat dalam perawatan lansia.
Menjadi Sandwich Generasi merupakan sebuah tantangan tersendiri karena ia memiliki tanggung jawab lebih dari orang lain, uang yang ia hasilkandari berkerja tidak bisa ia dinikmati sendiri.
Ada beberapa dampak negatif yang disebabkan oleh sandwich generation yaitu mudah depresi dan juga mudah lelah.
Hal tersebut tentu buruk untuk kesehatan fisik serta mental para Generasi Sandwich.***