NASIONAL - Kisruh hubungan keluarga antara Nikita Mirzani dan anaknya, Lolly, semakin memanas.
Kemarin, Kamis, (19/9/2024) siang, Nikita Mirzani menjemput paksa Lolly di apartemennya.
Penjemputan itu tidak dilakukan sendiri, Nikita ditemani aparat kepolisian kala itu.
Detik-detik penjemputan Lolly bagai serial dalam sinetron, kekasih Vadel Badjideh menjerit histeris ketika mengetahui ibunya akan menjemputnya.
Di tempat berbeda, Vadel Badjideh juga menyaksikan proses penjemputan Lolly.
Ketika Lolly menjerit histeris, Vadel berusaha menenangkannya.
Ia meminta Lolly tetap tenang, dia (Nikita Mirzani, Red) akan membungkamnya.
“Tenang Lolly, tenang, dia mau bungkam itu,” kata Vadel, saat Lolly menjerit histeris dalam video callnya.
Reaksi Vadel ketika menenangkan Lolly menjadi sorotan warganet.
Banyak di antara yang mengkritik reaksi dari Vadel. Mereka menganggap, Vadel seolah menjauhkan Lolly dari ibunya.
“Seharusnya si Vadel nasehatin Loly agar ikut emaknya, ini malah ngomporin?” tulis akun Instagram @asn***.
Netizen lain juga bilang, “Semua nonton, semua nonton, tenang Lolly, semua nonton, nonton doang, kagak bantuan,” ujar akun @wit***.
“Ampun, otak Lolly dicuci sama si cowo ini,” sahut @Ipe***.
Tak sekadar Vadel, sikap Lolly terhadap Nikita Mirzani pun disorot.
Itu bermula saat Lolly mengunggah beberapa video klarifikasi tentang dirinya yang tidak hamil dan tidak pernah melakukan aborsi viral di sosial media (sosmed).
Namun sikap Lolly yang terkesan arogan saat membuat video klarifikasi itu berujung membuat image negatif di hadapan publik. Mereka menganggap sikap itu tidak pantas.
Sikap arogansi Lolly itu terungkap saat ia bilang, "Bahkan aku akan kasih tahu kalian, klarifikasi tentang fitnahan hamil. Lu bilang kan gua hamil (ditujukan ke Nikita Mirzani, Red), coba kasih tahu,"
"Di sini gua udah punya bukti, yang gua udah ngomong. Di sini gua udah punya bukti, bukti akurat. Dan liat saja, yang terakhir yang dipenjara siapa," kata Lolly, dikutip Radar Tulungagung dari YouTube Short @Intensinvestigasi.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra