Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cegah Bullying! Kenali Penyebab, Macam-macam Bully dan Dampaknya!

Redaksi Radar Tulungagung • Kamis, 3 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasi pembullyian pada pelajar (dok. freepik)
Ilustrasi pembullyian pada pelajar (dok. freepik)

NASIONAL – Dalam bahasa Indonesia bullying artinya perundungan. Bullying merupakan tindakan sengaja yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan merendahkan, merugikan, menyakiti korban.

Terjadinya bullying biasanya memiliki ketimpangan posisi dimana pelaku lebih kuat atau lebih kuasa, sedangkan korban tidak kuat dan tidak berdaya untuk melawannya.

Yuk Simak lebih lanjut! siapa sih orang yang dibullying, penyebab membullying, bentuk bullying dan dampak bullying?

Korban bullying terlihat paling beda di lingkungan, seperti:

  1. Kondisi fisik: Misalnya anak kebutuhan khusus, kurus atau gemuk, bentuk rambut, bentuk warna kulit, dan juga penampilan yang dianggap cantik dan dianggap jelek.

  2. Kepribadian: Misalnya Suka menyendiri, kurang percaya diri.

  3. Kondisi akademik: Misalnya yang dianggap paling bodoh atau dianggap paling pintar

  4. Status ekonomi atau sosial: Misalnya Paling miskin, paling kaya atau paling populer

  5. Golongan minoritas:  Misalnya suku, ras, budaya, agama.

Penyebab pelaku yang melakukan bullying, yaitu:

  1. Pernah menjadi korban bullying

  2. Kurang kasih sayang keluarga dan orang sekitar

  3. Merasa iri dan kalah saing

Bentuk-bentuk bullying yang harus diketahui, di antaranya:

1. Bullying herbal dengan menggunakan kata-kata

Contohnya memanggil dengan nama hewan yang tidak baik, mengeJek fisik korban, mengancam korban.

2. Bullying fisik yang diikuti dengan tindakan kekerasan

Contohnya memukul, menendang, memalak

3. Bullying sosial yang dilakukan korbannya

Contohnya menyebarkan gosip atau fitnah tentang korban hingga korban dikucilkan dan diabaikan oleh lingkungannya.

4. Cyberbullying dimana pelaku menyerangnya melalui dunia maya

Contohnya pelaku mengirimkan pesan, menulis kolom komentar grup online atau interaksi dikolom komentar yang berisi tentang hinaan atau intimidasi, maupun fitnah.

Bullying jadi semakin mudah di dunia maya karena dapat dilakukan sepanjang waktu saat pelaku masih mengakses sosial media, pelaku tidak repot-repot bertemu langsung dengan korban cukup ngetik atau posting saja.

Pelaku cyberbullying juga tidak terbatas bahkan orang disekitar korban, netizen atau orang asing bisa ikut-ikutan membully ditambah lagi ada fitur anonym membuat pelaku leluasa untuk melakukan bullying.

Dampak bullying pada korban

Dampak mental yang dirasakan oleh korban, menjadi minder dan tidak percaya diri, trauma sehingga kesulitan berinteraksi dengan orang lain, rasa cemas, depresi  sampai keinginan bunuh diri, selain itu dampak fisik yang dirasakan seperti bekas-bekas luka di tubuh korba.

 Penulis: Sofiya Putri Anggraini (Mahasiswa PKM IAIN Kediri)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#perundungan #kematian #korban #bullying #bullying anak #Bullying bawah umur