NASIONAL - Rekaman video pemuka agama Gus Miftah yang diduga menghina seorang pedagang es teh saat kegiatan pengajian mendapat respons tegas dari admin Partai Gerindra di media sosialnya.
Admin akun tiktok Partai Gerindra menyebut di kolom komentarnya meminta Gus Miftah meminta maaf secara langsung ke penjual es teh tersebut.
Dalam rekaman video berdurasi kurang lebih 1 menit, nampak pendakwah kondang Gus Miftah mengutarakan kalimat yang diduga dinilai menghina penjual es teh saat berjualan pada kegiatan pengajiannya.
Pada rekaman video tersebut, Gus Miftah sempat menanyakan apakah es teh yang dijual itu masih ada atau sudah habis.
Sayangnya setelah menanyakan hal itu, Gus Miftah melanjutkan dengan pernyataan “Masih? Ya sana dijual...(selanjutnya disensor),” ucapnya kepada si penjual es teh.
Terlebih ujaran yang dilontarkan oleh pemuka agama tersohor ini justru mendapat gelak tawa oleh orang-orang di sekelilingnya.
Mendapati hal itu, admin tiktok Partai Gerindra memberikan komentar yang menohok.
Dalam komentarnya, admin Partai Gerindra ini meminta Gus Miftah untuk meminta maaf secara langsung ke penjual es teh tersebut.
Pasalnya, apa yang dilakukan oleh Gus Miftah ini tidak sesuai dengan keinginan dan ajaran dari Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra