RADAR TULUNGAGUNG - Imlek semakin dekat. Di minggu-minggu ini bakal semakin banyak sekali ornamen berwarna merah dan emas di berbagai penjuru daerah.
Hal tersebut menandakan jika Tahun Baru Tiongkok atau Tahun Baru Imlek akan segera datang.
Baca Juga: Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Dulu Pernah Berdiri di Lokasi Ini, Ada yang Tahu?
Ternyata warna merah dan emas dalam perayaan Imlek bukan dipilih secara sembarangan.
Pasalnya merah dan emas memiliki makna yang mendalam dalam perayaan Imlek.
Dilansir corniceaplus.wordpress.com, menurut seorang peneliti dan budayawan Tionghoa, David Kwa menjelaskan bahwa warna merah berupakan unsur dari “yang”.
Baca Juga: Eksistensi Etnis Tionghoa di Tulungagung Sudah Seabad Lebih, Lokasi Ini Jadi Bukti
Warna merah juga berarti warna panas, warna matahari, warna api yang memberikan nuansa kehangatan dan kebahagiaan.
Bagi etnis Tionghoa, warna merah melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan.
Serba-serbi warna merah dalam perayaan Imlek menggambarkan pengharapan di tahun baru supaya segala kesedihan dan kegelapan sirna dan berganti kebahagiaan.
Baca Juga: Tampil Sebagai Urban Super Sport, New Yamaha R25 Siap Geber Maksimal Pasar Sport Model Tanah Ai
Selain memiliki makna kebahagiaan, warna merah juga menjadi simbol dari kebaikan hati, kebenaran, dan ketulusan hati.
Sedangkan warna kuning keemasan dipercayai merupakan simbol warna yang memiliki arti kemakmuran.
Tak hanya kerap dipadukan dengan warna merah dalam banyak ornamen, warna emas juga selalu dijadikan warna tulisan pada lampion maupun angpao pada perayaan Tahun Baru Imlek.
Emas mempunyai makna sebagai simbol kekayaan.
Sehingga diharapkan bisa memberikan kekayaan dan kemuliaan dalam hidup.
Selain itu, warna emas dalam perayaan Tahun Baru Tiongkok tersebut juga melambangkan keagungan.
Oleh karena itu, warna emas diharapkan bisa membawa aura positif.
Sehingga, ketika warna merah dipadukan dengan kuning keemasan dilambangkan mampu membawa aura positif dalam menyambut tahun baru Imlek. ****
Editor : Dharaka R. Perdana