RADAR TULUNGAGUNG - PKH (Program Keluarga Harapan) salah satu program sosial yang dijalankan oleh pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat miskin di Indonesia.
PKH sudah diluncurkan sejak tahun 2007 yang kemudian memberikan dampak positif bagi keluarga di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Cek Penerima PKH 2025, Berikut 2 Cara Mudah yang Wajib Diketahui
PKH tidak hanya berbentuk bantusan sosial bersyarat, namun juga pemberdayaan terhadap kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Program ini memiliki banyak tujuan positif untuk mencapai Indonesia Sejahtera dan Makmur.
Meningkatkan Kualitas Hidup melalui akses Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia
Meningkatkan kualitas hidup yang dimaksud yakni dalam layanan pendidikan program ini fokus untuk peningkatan Pendidikan yan ada dalam keluarga miskin.
Baca Juga: Rehabilitasi 233 ha Perhutaan Sosial, ARuPA Gandeng KTH Agro Makmur Lestari Desa Besole
Memastikan anak-anak untuk menempuh pendidikan dan tentunya akses yang layak bagi mereka.
Diharapkan nantinya kemampuan serta pengetahuan dapat membawa mereka untuk keluar dari ruang lingkup kemiskinan.
Pada bidang kesehatan program ini dapat memastikan penerima bantuan mendapat fasilitas yang lebih layak, seperti pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Fenomena Kesejahteraan Dosen di Tulungagung Jadi Mimpi Buruk Dunia Pendidikan
Selain dari fasilitas juga bertujuan agar keluarga, utamanya pada ibu hamil dan anak-anak memiliki kesehatan yang terbaik untuk tumbuh dan kembangnya.
Sedangkan untuk kesejahteraan sosial yaitu dengan memberikan bantuan finansial yang tentunya untuk membantu kebutuhan dasar dan meringankan ekonomi bagi mereka yang ikut serta dalam menyejahterakan kehidupan untuk jangka panjang.
Mengurangi Beban Pengeluaran dan Meningkatkan Pendapatan
Bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam program ini sendiri dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Dengan demikian biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk fasilitas tersebut dapat sedikit berkurang.
Baca Juga: Baru Satu Sekolah Terapkan MBG di Tulungagung, Dinas Pendidikan Bilang Begini
Selain dari bantuan berbentuk tunai, program ini juga mendukung keluarga dalam mengasah kemampuan dan keterampilan sehingga nantinya bisa dipergunakan untuk meningkatkan pendapatan.
Mendorong Perubahan Perilaku dan Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat
Pada program ini bukan hanya memberikan bantuan financial nmun juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kesejahteraan hidup dalam jangka Panjang.
Edukasi yang diberikan mendorong keluarga untuk mengubah pola gaya hidup.
Seperti memastikan anak mendapatkan pendidikan, memenuhi kebutuhan yang layak, dan mendapatkan fasilitas Kesehatan guna menciptakan rutinitas yang positif untuk jangka Panjang.
Sedangkan untuk kemandirian keluarga, program ini mengajarkan penerima manfaat untuk tidak bergantung pada bantuan sosial.
Yakni melalui dukungan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pendampingan.
Nantinya hal inilah yang akan mendorong mereka untuk mampu dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan peluang ekonomi.
Mengurangi Kemiskinan
Dengan memberikan bantuan tunai bersyarat, program ini juga bertujuan untuk memberantas kemiskinan.
Khususnya dengan mengurangi beban ekonomi, memberikan layanan penting, dan memiliki kesempatan untuk bebas dari kemiskinan.
Sehingga fokus dari pada tujuan ini yaitu mengurangi jumlah keluarga yang hidup di bawah kemiskinan untuk lebih sejahtera di kemudian hari.
Inklusi Keuangan
Maksud dari inklusi keuangan yakni memberikan kesempatan penerima manfaat untuk terlibat pada layanan keuangan formal dengan memanfaatkan rekening bank atau system pembayaran lain.
Akses ini bisa mencakup Tabungan, pinjaman, atau produk keuangan lainnya yang akan membantu mereka untuk kesejahteraan dan pengelolaan keuangan mereka. (ervi)
Editor : Dharaka R. Perdana