Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Peringatan Darurat, Berikut 13 Petisi di 100 Hari Kepemimpinan Prabowo

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 5 Februari 2025 | 04:41 WIB

Peringatan darutan, 13 petisi di 100 hari kepemimpinan Prabowo
Peringatan darutan, 13 petisi di 100 hari kepemimpinan Prabowo

Radar Tulungagung
- Peringatan darurat kembali mengudara pada Selasa (4/2/2025). Diketahui peringatan dararut kali ini dipicu karena berbagai kejadian yang terjadi pada 100 hari masa jabatan Presiden Prabowo.

Peringatan darurat dengan menyematkan lambang negara Indonesia yakni Garuda. Berbeda dengan sebelumnya, peringatan darurat kali ini memiliki latarbelakang hitam.

Diketahui munculnya kembali peringatan darurat ini dipicu lantaran berbagai kejadian yang terjadi pada 100 hari jabatan baru Presiden Prabowo.

Setidaknya ada 13 poin petisi pada pesan peringatan darurat kali ini. Dimana peringatan darurat tersebut ramai diunggah oleh pengguna media sosial.

Berikut 13 poin petisi pada peringatan darurat tersebut:

1. Terkait Gas LPG 3 Kg

Diketahui gas subsidi 3 kg sebelumnya dilaran untuk dijual oleh pengecer. Adapun keputusan aturan ini menimbulkan kelangkaan gas melon tersebut.

2. Tunjangan Dosen Dihapus

Tunjangan atas kinerja dosen ini kian memperkeruh kondisi pendidikan di tanah air. Dilansir dari Tempo, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyatakan bahwa tunjangan kinerja atau tukin dosen tidak dapat dibayarkan sejak 2020 hingga 2024.

3. Penggusuran Rumah

Fenomena penggusuran rumah masyarakat terjadi di berbagai daerah. Dimana penggusuran ini dinilai dilakukan secara semena-mena lantaran para pemilik tanah telah mengantongi sertifikat hak millik (SHM). Sebagian masyarakat menilai pennggusuran ini sebagai kepentingan korporasi belaka.

4. Kasus Keracunan Siswa Akibat MBG

Sejumlah siswa di berbagai daerah di tanah air mengalami keracunan diduga setelah mengkonsumsi makanan dari program makan bergizi gratis (MBG). Diketahui hingga kini belum ada SOP yang jelas dalam pelaksanaan program tersebut.

5. Kondisi Ekonomi

Diketahui saat ini kondisi perekonomian di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Dimana kondisi ekonomi saat ini tengah krisis stagnasi menuju stagflasi tahap awal.

6. Multifusi APH

Adanya dugaan multifungsi aparat penegak hukum (APH), baik dari TNI dan Polri di berbagai sektor.

7. Militerisasi

Kondisi militerisasi di wilayah Papua masih terus berlanjut hingga saat ini.

8. Pemindahan Prioritas

Pemindahan prioritas pendidikan dan kesehatan nasional diturunkan dari prioritas utama menjadi prioditas pendukung.

9. Sikap Pejabat

Mentri dan pejabat dinilai kerap menggunakan Patwal seenaknya.

10. Harga Buku menjadi Mahal

Harga buku yang kerap menjadi sumber rujukan oleh akademisi, kini menjadi mahal.

11. Kondisi BBM

Fenomena bahan bakar minyak (BBM) di pom bensin swasta menghilang secara mencurigakan.

12. Ancaman Menyampaikan Kritik

Sikap pemerintah yang anti kritik dinilai semakin meningkat pada era pemimpin baru ini. Bahkan ancaman untuk menyampaikan kritik secara terbuka.

 

13. Eksploitasi Cagar Budaya

Eksploitasi Candi Borobudur oleh PT. TWC dan MBC atas izin Kementrian Agama.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#garuda #peringatan darurat #Penggusuran Rumah #gas lpg 3 kg #Presiden Prabowo #tukin