Bercanda adalah ketika yang mengutarakan dan orang yang diutarai itu tertawa.
Jika hanya salah satu yang tertawa, itu namanya hinaan.
Bercanda juga ada batasnya gais..
Jika bercanda melewati batas itu juga tidak sopan.
Berikut beberapa hal yang tidak bisa dibercandain:
Fisik seseorang
Jangan pernah membercandakan bentuk fisik, tampilan fisik seseorang.
Kamu belum tentu tahu jika orang tersebut mungkin sangat kesusahan dalam menerima fisiknya.
Jika membercandakan tentang fisik ras seseorang, itu termasuk melanggar SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan)
Kelemahan Akademik
Kemampuan berpikir seseorang itu berbeda-beda ya.
Ada yang memang diciptakan dengan kemampuan berpikir yang melampaui cerdas, ada yang memang terbatas.
Jangan pernah berkata “ah dia mana bisa”
Kemampuan berpikir adalah hal dari Tuhan yang bisa berubah.
Entah berubah menjadi baik, atau malah memburuk.
Jadi hati-hati ya dengan omongan kamu.
Cara Berpakaian
“norak banget bajunya”
Ga semua orang mempunyai inspirasi pakaian yang sama denganmu.
Ada beberapa yang memang mempunyai kriteria berpakaian sendiri.
Berhubungan dengan keluarga
Tidak seharusnya sebagai manusia kita menyampuri urusan keluarga orang lain.
Apalagi sampai menjudge tentang keluarga.
Logat/Cara berbicara
Indonesia mempunyai beragam bahasa atau logat yang harus dibanggakan.
Jangan karena logatnya unik, kalian bisa bercandain atau ditirukan dengan cara mengejek.
Mental seseorang
Jangan pernah bermain-main dengan mental seseorang.
Kamu tidak tahu bahwa mungkin dia sedang berjuang menyembuhkan mentalnya, atau sedang berjuang berdamai dengan dirinya.
Baca Juga: Pola Makan Bisa Mempengaruhi Mental? Ini Penjelasanya
Penyakit
Dia berharap tentang kesembuhan dan ingin normal seperti orang lain juga.
Sangat tidak sopan apabila kamu bercanda tentang penyakit seseorang.
Kondisi Ekonomi
Jangan pernah bercanda menunjukkan kekayaanmu dihadapan orang yang sedang kekurangan.
Dia mungkin sudah berusaha untuk memperbaiki ekonominya.
Masa Lalu yang kurang menyenangkan
Jangan pernah mengungkit apalagi membercandakan masalalu seseorang yang terkesan traumatis.
Mungkin saja dia sangat trauma dan ingin melupakannya.
Kematian
“kita harus menyantuni anak yatim”
Benar, tapi bukan berarti dengan jalan mengejek.
Kamu bisa memberi dia santunan tanpa memperlihatkan ejekan. (Vivi)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz