Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Etika Tidak Tertulis dalam Masyarakat? Perlu Diperhatikan!

Redaksi Radar Tulungagung • Senin, 10 Februari 2025 | 05:05 WIB
menelepon orang
menelepon orang

RADAR TULUNGAGUNG - Etika tidak tertulis merupakan hal yang seharusnya kita perhatikan dalam kebiasaan sehari-hari.

Terlihat sepele, tapi etika tidak tertulis ini sangat menganggu bagi orang lain.

Berikut adalah beberapa etika tidak tertulis yang perlu diperhatikan.

Kalau ingin memuji seseorang tidak perlu sambil merendahkan yang lain.

Dibanding-bandingkan itu tidak enak.

Pasti kalian pernah merasakannya.

Kalau meminjam sesuatu dibalikin.

Entah barang atau uang, kalau pinjam sesuatu jangan hilang-hilangan yaa.

Jangan nunggu ditagih, baru dikembalikan.

Sadar diri aja, kamu yang inisiatif meminjam seharusnya kamu juga yang inisiatif mengembalikan lebih dulu.

Kalau memang belum bisa mengembalikan, konfirmasi alasanmu agar yang meminjamkan tidak bingung.

 

Bilang tolong, terimakasih, permisi, minta maaf.

Kalau mau meminta bantuan, bilang tolong.

Kalau salah, minta maaf, jangan malah menyalahkan orang lain.

Kalau mau bertanya, bilang permisi.

Setelah ditolong, jangan lupa bilang terimakasih.

Jangan adu nasib

Jangan terlalu fokus sama ceritamu saat orang lain bercerita.

Jangan maunya didengerin aja, kamu juga harus dengerin orang lain.

Hargai hidangan saat bertamu

Ketika sedang bertamu kerumah siapapun, dan kamu dihidangkan sesuatu, cicipi atau kalau bisa habiskan.

Membiarkan makanan sama sekali tidak tersentuh, itu tidak sopan.

Karena itu akan membiarkan kesan tidak menghormati apa yang dihidangkan tuan rumah.

 

Pinjam handphone sewajarnya.

Kalau kamu pinjam HP untuk sesuatu keperluan, jangan pernah membuka yang lain selain keperluan yang diperlukan.

Kalau mau lihat foto yang diperlihatkan, jangan asal geser ke foto yang lain.

Itu privasi.

Panggil teman sesuai namanya.

Nama yang diberikan oleh orang tuanya memiliki doa didalamnya.

Jangan panggil dengan julukan, woi oi oeyyy, apalagi nama bapaknya.

Itu memberikan kesan kalau kita tidak menghargainya.

Bercanda sewajarnya

Kalau ekspresi orang lain terkesan tidak nyaman ketika kita bercanda.

Stop, jangan dilanjutkan bercandaanmu.

Mungkin ada beberapa candaanmu yang menyinggungnya, atau bisa saja dia sedang tidak berada di mood yang bagus.

 

Jangan patahkan semangat orang lain.

Jika menemui temanmu yang sedang bersemangat tentang mimpinya, atau bersemangat tentang cita-citanya.

Jangan pernah mematahkan dengan ebrkata “ambis, berlebihan”

Kita tidak pernah tahu, alasan dibalik motivasinya tersebut.

Lahian itu baik untuk mereka dan tidak merugikan orang lain.

Kalau kamu merasa dirugikan, ada yang salah dipikiranmu.

Baca Juga: Pola Makan Bisa Mempengaruhi Mental? Ini Penjelasanya

Jangan lihat terus menerus orang yang sedang makan.b

Hal itu menyebabkan perasaan tidak nyaman dalam diri orang yang sedang menikmati makanan.

Kecilkan volume handphone saat diruang umum

Suara handphonemu bisa membuat orang disekitar merasa tidak nyaman

Jangan bermain hp ketika sedang berbicara.

Ketika seorang serius berbicara tentang sesuatu, jangan bermain hp sendiri.

Dengarkan, kalau memang dia butuh tanggapan, tanggapi.

Jangan menasehati di depan umum

Kalau sedang marah atau menasehati seseorang, jangan didepan umum.

Bawa diruang sepi dan mulai nasehati.

Memarahi didepan umum menjadikan orang tersebut malu dan mungkin malah marah.

Jangan berbisik didepan orang

Orang yang berada didepan kita akan merasa tersinggung dan overthinking.

Jangan curhat berlebihan

Janganlah kamu curhat atas sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang yang kamu ajak berbicara.

Contohnya kamu berbicara tentang pekerjaan didepan orang yang menganggur. (Vivi)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#Terimakasih #Permisi #minta maaf #Tolong #bercanda #etika