Radar Tulungagung - Beberapa waktu lalu, pengacara terkenal Hotman Paris mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur.
Dalam kunjungannya, Hotman mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan pembangunan IKN yang hampir rampung.
"ini murni mengunjungi IKN, dan ternyata proyeknya sudah hampir selesai tidak mangkrak, seperti apa yang digosipkan orang," jelas Hotman.
Dia bahkan berencana untuk membuka sebuah klub malam di kawasan tersebut untuk memberikan hiburan malam bagi para pengunjung dan warga yang akan tinggal di IKN.
“Yang belum ada, yaitu pak Jokowi dan pak Prabowo, aku mau bikin club disini biar dansa, kalau nggak stres pak kalo ngga ada tempat berdansa pak, ya agar aku sering kesini ya,”
Namun, meskipun kemajuan yang nyata sudah terlihat di lapangan, pembangunan IKN masih terus dikelilingi oleh beragam rumor dan hoaks yang menyebutkan bahwa proyek tersebut mangkrak atau terhambat.
Berita-berita negatif ini sering kali menjadi sorotan publik, padahal kenyataannya pemerintah dan pihak-pihak terkait terus bekerja keras untuk mewujudkan visi besar ini.
Isu mangkraknya pembangunan IKN seringkali datang dari ketidakpahaman atau informasi yang tidak akurat.
Banyak pihak yang membandingkan laju pembangunan dengan proyek-proyek besar lain yang sudah lebih dulu dimulai, tanpa memperhitungkan tantangan logistik, biaya, dan waktu yang diperlukan untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke daerah yang masih sangat berkembang seperti Kalimantan Timur.
Padahal, IKN adalah proyek jangka panjang yang membutuhkan waktu dan investasi yang cukup besar untuk menciptakan infrastruktur yang tahan lama dan ramah lingkungan.
Hoaks terkait pembangunan IKN ini juga seringkali diperparah dengan persepsi negatif yang dibangun oleh pihak-pihak tertentu yang mungkin tidak sepenuhnya memahami kompleksitas proyek ini.
“ternyaya IKN sudah hampir rampung, oke. Lanjutkan IKN, mantap pak Prabowo,”
Berbagai tanda kemajuan yang terlihat, seperti pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas publik, sudah cukup jelas menunjukkan bahwa IKN bukanlah sebuah proyek yang "terlantar", melainkan sedang berjalan sesuai rencana dengan beberapa tahap yang memerlukan waktu.
Hotman Paris, dengan pandangannya yang positif, membuka mata masyarakat bahwa IKN bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata, tetapi juga sebuah peluang besar untuk membangun sebuah kota yang modern dan berkelanjutan di masa depan.
Terlepas dari segala rumor dan hoaks yang beredar, upaya pemerintah dan dukungan masyarakat yang lebih luas akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan IKN sebagai ibu kota baru yang tidak hanya fungsional, tetapi juga inovatif dan menyenangkan untuk ditinggali.(Afi)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz