Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cuaca Ekstrem Mendera Seluruh Jawa Timur Hingga Akhir Februari, BMKG Juanda Bilang Begini

Dharaka R. Perdana • Selasa, 18 Februari 2025 | 03:09 WIB

Pola siklonik di Sulawesi yang memicu angin kencang di Jawa Timur (BMKG Juanda)
Pola siklonik di Sulawesi yang memicu angin kencang di Jawa Timur (BMKG Juanda)

RADAR TULUNGAGUNG - Masyarakat Jawa Timur, tak terkecuali Tulungagung dan sekitarnya harus mewaspadai cuaca ekstrem.

Bahkan potensi cuaca ekstrem ini berlangsung hingga 28 Februari mendatang dan bisa memicu bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Berawan Tebal hingga Hujan Petir, Begini Prakiraan Cuaca di Pesisir Selatan Tulungagung Hari Ini

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Taufiq Hermawan mengatakan, potensi cuaca ekstrem di pertengahan Februari ini terhitung merata.

Bahkan cuaca ekstrem terjadi di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Rumah di Desa Krosok Sendang Tulungagung Roboh

"Tentunya ini harus diantisipasi, khususnya bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi," katanya melalui rilis pers yang diterima Radar Tulungagung.

Taufiq menambahkan, saat ini wilayah Jawa Timur berada pada musim hujan dan beberapa wilayah berada pada puncak musim hujan.

Baca Juga: Dispertan Tulungagung Semringah, Panen Tembakau Gagang Rejeb Sidi Capai 2.074 Ton

Masih aktifnya Monsun Asia, serta adanya fenomena gelombang atmosfer secara spasial yakni Kelvin, serta didukung kondisi atmosfer yang labil sehingga mendukung proses konvektif pada skala lokal di Jawa Timur.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga: Spot Instagramable yang Lagi Viral, Ini Pesona Gemah Sky View di JLS Tulungagung

"Pertumbuhan awan hujan juga terus meningkat," tambahnya.

Selain itu, peningkatan kecepatan angin masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Timur akibat adanya pola siklonik di wilayah Sulawesi hingga 20 Februari mendatang.

Kondisi angin saat ini di wilayah Jawa Timur bertiup dari arah Barat daya hingga Barat laut dengan kecepatan hingga mencapai 30 knot (54 km/jam).

"Peningkatan kecepatan angin juga berdampak terhadap peningkatan ketinggian gelombang di perairan Jawa Timur," ungkap Taufiq.

BMKG Juanda pun mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Baca Juga: Puluhan Wisatawan Terjebak Tanah Longsor di Ranu Gumbolo Tulungagung

Berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#hujan #prakiraan cuaca #musim penghujan #cuaca #cuaca ekstrem #38 Kabupaten/Kota #jawa timur