RADAR TULUNGAGUNG – Wacana pemerintah untuk menerapkan Flexible Work Arrangement (FWA) ASN semakin kuat.
Alasannya, pemerintah ingin mengurai potensi kemacetan pada arus mudik Lebaran 2025.
Baca Juga: Tarif Penerbangan Domestik Lebaran 2025 Menurun 14 Persen, AHY: Juga Ada Penyesuaian Tarif Tol
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk membantu mengurai kemacetan.
AHY mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB terkait penerapan FWA atau yang sebelumnya dikenal sebagai work from anywhere (WFA).
"Harapannya, kebijakan ini bisa membantu mendistribusikan arus mobilitas masyarakat lebih awal menjelang mudik Lebaran. Mulai H-7 Lebaran, tepatnya pada 24 Maret 2025, diharapkan FWA sudah dapat diberlakukan," ujar AHY. ****
Kebijakan ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas pada hari-hari menjelang Idul Fitri.
Mengingat tahun ini perayaan Lebaran berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.
Pemerintah juga tengah mengupayakan sinkronisasi jadwal libur sekolah untuk semakin mengoptimalkan distribusi arus mudik.
AHY menekankan bahwa seluruh kebijakan ini merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan perjalanan mudik tahun ini berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
"Sekali lagi, mohon disampaikan kepada masyarakat luas, ini adalah upaya pemerintah, sesuai arahan dan direktif khusus dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang ingin memastikan perjalanan masyarakat di bulan suci Ramadan, khususnya Lebaran, semakin aman, nyaman, terjangkau, dan menyenangkan," ujar AHY. ****