MALANG – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 resmi berakhir dengan meriah di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu malam (5/7/2025).
Kota Surabaya kembali mempertahankan dominasinya sebagai juara umum Porprov IX Jatim 2025 dengan torehan medali tertinggi.
Keunggulan Kota Surabaya dibuktikan dengan raihan 195 emas, 127 perak, dan 134 perunggu, mengumpulkan total 1.168 poin.
Ini menjadi gelar juara umum Porprov Jatim yang kesembilan kalinya secara beruntun.
Perolehan medali Kota Surabaya jauh mengungguli pesaing terdekatnya, yakni Kota Malang yang berada di posisi kedua dengan 132 emas dan total 892 poin.
Disusul Kabupaten Sidoarjo di posisi ketiga dengan 87 emas dan 636 poin.
Meskipun tidak semua daerah berhasil meraih posisi puncak, semangat kompetisi tetap terlihat kuat di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Penutupan Porprov Jatim IX 2025 berlangsung meriah. Ribuan warga memadati Stadion Kanjuruhan untuk menyaksikan berbagai penampilan seni dan budaya, serta pesta kembang api yang menerangi langit Malang.
Bupati Malang, M. Sanusi, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang dan seluruh masyarakat Malang Raya, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen, panitia, dan tamu undangan. Semoga kebersamaan ini menjadi energi positif untuk kemajuan olahraga Jawa Timur," ucap Sanusi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa Porprov tak hanya soal prestasi. Namun juga memperkuat persatuan antar daerah.
"Porprov Jawa Timur bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang pemersatu. Kita berjuang di gelanggang, namun tetap saling menghargai di luar arena," kata Emil.
Dengan berakhirnya Porprov IX Jatim 2025, diharapkan semangat sportivitas, persatuan, dan pembinaan atlet terus terjaga.
Kemenangan Surabaya sebagai juara umum Porprov Jatim 2025 menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus memperkuat potensi dan prestasi olahraga masing-masing.
Porprov tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi panggung lahirnya bibit atlet berprestasi yang akan membawa harum nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : Didin Cahya Firmansyah