Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Momen Presiden Prabowo dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS 2025, Presiden Brasil: BRICS Menghidupi Semangat Bandung

Rinto Wahyu Hidayat • Selasa, 8 Juli 2025 | 03:12 WIB
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyampaikan sambutan khusus kepada Presiden Prabowo dalam pembukaan sesi pleno KTT BRICS ke-17 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025).
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyampaikan sambutan khusus kepada Presiden Prabowo dalam pembukaan sesi pleno KTT BRICS ke-17 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025).

BRASIL - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyampaikan sambutan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025).

Dalam pidatonya, Presiden Brasil Lula secara khusus menyampaikan ucapan selamat datang kepada Presiden Prabowo yang untuk kali pertama hadir dalam forum BRICS sebagai kepala negara dari anggota penuh baru.

“Saya ingin secara khusus menyambut Presiden Prabowo Subianto, yang berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam Cúpula dos BRICS sebagai Presiden Indonesia,” ujar Presiden Brasil Lula di hadapan para pemimpin negara anggota BRICS.

Dalam pidatonya, Presiden Brasil Lula juga menyorot semangat Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung yang menolak dominasi kekuatan besar dunia.

"BRICS adalah manifestasi dari gerakan non-blok Bandung. BRICS menghidupi semangat Bandung," tegas Lula di hadapan para pemimpin negara anggota BRICS.

Lula menjelaskan, didirikannya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menandai kekalahan fasisme dan menjadi simbol harapan kolektif dunia. Lula juga mengingatkan bahwa sebagian besar negara anggota BRICS saat ini adalah pendiri PBB.

"Sepuluh tahun setelah PBB berdiri, Konferensi Bandung menolak pembagian dunia dalam zona pengaruh dan memperjuangkan tatanan internasional yang multipolar," jelas Lula.

Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS sejak 1 Januari 2025. Acara KTT BRICS ini menjadi wadah bagi para pemimpin BRICS untuk membahas sejumlah isu politik dan keamanan global, seperti konflik yang berkepanjangan di berbagai kawasan, reformasi tata kelola global, dan penguatan multilateralisme.

Selain itu, para pemimpin BRICS akan mengangkat berbagai permasalahan dan peluang kerja sama ekonomi dan keuangan serta isu-isu lainnya seperti tata kelola artificial intelligence, lingkungan dan aksi iklim, serta kesehatan global.

Selain Prabowo, juga hadir beberapa pemimpin negara anggota baru, antara lain Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly, Putra Mahkota Abu Dhabi Khalid bin Mohammed bin Zayed, dan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi.

Para pemimpin negara anggota baru itu melengkapi kehadiran negara-negara pendiri seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Presiden Prabowo #presiden brasil #BRICS 2025 #bandung