Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Presiden Brasil Lula Bilang Terima Kasih, Presiden Prabowo Jawab Obrigado: Diplomasi Dua Bahasa di Istana Brasil

Rinto Wahyu Hidayat • Kamis, 10 Juli 2025 | 14:23 WIB
Momen hangat terjadi di Istana Palácio do Planalto, Rabu (9/7/2025), saat Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Brasil gelar pertemuan bilateral.
Momen hangat terjadi di Istana Palácio do Planalto, Rabu (9/7/2025), saat Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Brasil gelar pertemuan bilateral.

BRASIL– Momen hangat terjadi di Istana Palácio do Planalto, Rabu (9/7/2025), saat Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva memberikan pernyataan bersama usai pertemuan bilateral mereka.

Di akhir sambutannya, Presiden Brasil Lula menyelipkan kata penutup dalam bahasa Indonesia: “Terima kasih.” Sontak, ucapan itu menarik perhatian hadirin. Sapaan sederhana itu menjadi gestur penghargaan terhadap budaya tamunya dari Asia Tenggara.

Presiden Prabowo, tak lama setelahnya, membalas dengan gaya yang serupa. Ia menutup pidatonya dengan satu kata dalam bahasa yang digunakan di Brasil: “Obrigado,” yang berarti terima kasih.

Dua kata, satu dari Indonesia, satu dari Brasil, mewakili lebih dari sekadar sopan santun.

Itu menjadi simbol kesetaraan, saling menghormati, dan niat tulus mempererat hubungan antara dua negara demokrasi besar di belahan selatan dunia.

Momen ini menjadi penutup manis dari serangkaian pembahasan serius yang mencakup kerja sama pangan, pertahanan, energi terbarukan, hingga teknologi.

Tapi justru lewat ungkapan sederhana itulah, publik menangkap kedekatan personal dua pemimpin negara yang berbeda budaya namun sevisi.

Dalam dunia diplomasi yang kerap kaku dan penuh formalitas, “Terima kasih” dan “Obrigado” menjadi pengingat bahwa relasi antarbangsa juga dibangun oleh sentuhan personal. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#istana #brasil #Presiden Prabowo #indonesia #presiden brasil