Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Komjen Dedi Prasetyo Ditunjuk Jadi Wakapolri, Resmi Gantikan Ahmad Dofiri

Betty Khasandra Pujayanti • Rabu, 6 Agustus 2025 | 03:56 WIB
Komjen Dedi Prasetyo, perwira tinggi Polri kelahiran Madiun, resmi ditunjuk sebagai Wakapolri, menggantikan Komjen (Purn) Ahmad Dofiri.
Komjen Dedi Prasetyo, perwira tinggi Polri kelahiran Madiun, resmi ditunjuk sebagai Wakapolri, menggantikan Komjen (Purn) Ahmad Dofiri.

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri yang baru.

Komjen Dedi Prasetyo menggantikan posisi Komjen (Purn) Ahmad Dofiri yang telah memasuki masa pensiun sejak 1 Juli 2025.

Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri tertuang dalam telegram bernomor ST/1764/VIII/KEP./2025 yang diterbitkan pada 5 Agustus 2025.

Surat tersebut ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Dedi menjabat sebagai Irwasum Polri sejak awal 2024 dan dinilai berpengalaman dalam pengawasan internal kepolisian.

Komjen Dedi Prasetyo bukan sosok baru dalam jajaran pimpinan Polri dan memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai posisi strategis.

Sebelum menjabat Irwasum, Dedi pernah menjadi Kadiv Humas Polri dan Asisten SDM yang berperan dalam pembinaan personel.

Jenderal Listyo Sigit sebelumnya mengungkapkan bahwa sejumlah nama telah diajukan ke Presiden Prabowo untuk menjadi Wakapolri.

“Iya, kita akan pastikan sekali lagi,” ujar Sigit saat menjawab pertanyaan terkait finalisasi penunjukan Wakapolri.

Setelah mendapat persetujuan dari Presiden, penunjukan Wakapolri Dedi diumumkan lewat surat mutasi yang mencakup puluhan personel.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan ada 61 personel yang dimutasi dalam rotasi jabatan awal Agustus 2025.

“Sebanyak 34 personel mendapat promosi atau flat, 4 penugasan khusus, dan 23 pensiun,” kata Sandi dalam keterangan tertulis.

Mutasi ini dijelaskan dalam dua surat, yakni ST/1764/VIII/KEP./2025 dan Kep/1186/VIII/2025, yang sama-sama diterbitkan 5 Agustus 2025.

Mutasi rutin ini menjadi bagian dari upaya penyegaran dan regenerasi organisasi di tubuh Polri.

Komjen Dedi Prasetyo lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 26 Juli 1968 dan merupakan alumnus Akademi Kepolisian tahun 1990.

Ia memiliki latar belakang akademik yang kuat dengan gelar profesor dan lima gelar pendidikan tinggi.

Dedi dikenal sebagai sosok yang konsisten mengembangkan SDM Polri dan memperkuat sistem pengawasan internal.

Ia juga dikenal aktif dalam literasi kepolisian dan telah menulis 27 buku, yang membuatnya diganjar rekor MURI.

Penghargaan tersebut ia terima pada 28 Mei 2024 sebagai perwira tinggi Polri dengan jumlah karya buku terbanyak.

Dengan posisi sebagai Wakapolri, Dedi kini menjadi figur nomor dua dalam struktur kepemimpinan institusi Kepolisian RI.

Penugasan Dedi dinilai penting untuk mendukung reformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan Polri kepada masyarakat.

Sebagai Wakapolri, Dedi akan mendampingi Kapolri menjalankan berbagai agenda penting di bidang keamanan dan pelayanan publik.

Ia juga diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebijakan pimpinan dengan implementasi teknis di satuan bawah. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Komjen Dedi Prasetyo #wakapolri #kapolri #Jenderal Lisityo Sigit Prabowo