Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengenal Kembali Sejarah Pramuka, Dari Baden Powell Hingga Ke Pramuka Indonesia

Zahrotul Afkarina • Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:10 WIB

Gerakan Pramuka telah menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, tahukah kamu bagaimana asal mula Pramuka terbentuk?
Gerakan Pramuka telah menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, tahukah kamu bagaimana asal mula Pramuka terbentuk?

RADAR TULUNGAGUNG -  Gerakan Pramuka telah menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, tahukah kamu bagaimana asal mula Pramuka terbentuk?

Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah Pramuka secara lengkap, mulai dari perintisannya oleh Lord Baden Powell di Inggris hingga perkembangannya di Indonesia.

Apa Itu Pramuka? Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti "jiwa muda yang suka berkarya".

Baca Juga: Rekam Jejak Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Bapak Pramuka Indonesia yang Satukan Gerakan Kepanduan

Gerakan ini bertujuan untuk membentuk karakter, kepribadian, dan keterampilan generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan, menantang, dan edukatif.

Gerakan Pramuka pertama kali muncul di Inggris pada awal abad ke-20. Tokoh utama di balik gerakan ini adalah Robert Baden-Powell, seorang perwira militer Inggris yang prihatin dengan pendidikan moral dan karakter generasi muda.

Baca Juga: 10 Permainan Menarik untuk Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, Mayoritas Beregu

Pada tahun 1907, Baden Powell mengadakan perkemahan pertama di Pulau Brownsea, Inggris, yang diikuti oleh 20 anak laki-laki dari berbagai latar belakang sosial. Kegiatan ini menjadi awal mula lahirnya gerakan Boy Scouts.

Kemudian pada tahun 1908, Baden Powell menerbitkan buku berjudul Scouting for Boys, yang menjadi panduan dasar kegiatan kepanduan di seluruh dunia.

Baca Juga: Kontroversi Film Merah Putih One For All Kian Panas: Dari Kualitas PS1 hingga Dana Fantastis Rp 6,8 Miliar

Keberhasilan Boy Scouts di Inggris membuat gerakan ini menyebar ke berbagai negara, termasuk ke benua Amerika, Asia, hingga Australia.

Pada tahun 1920, Jambore Dunia pertama diselenggarakan di Olympia, London, yang menandai semakin besarnya pengaruh gerakan Pramuka di dunia.

Di Indonesia, gerakan Pramuka masuk sekitar tahun 1912, pada masa penjajahan Belanda. Saat itu, organisasi ini dikenal dengan nama Nederlandse Padvinders Organisatie (NPO).

lalu berkembang menjadi organisasi kepanduan lokal seperti Jong Indonesische Padvinders Organisatie (JIPO) dan Indonesische Nationale Padvinders Organisatie (INPO).

Setelah Indonesia merdeka, banyak organisasi kepanduan bermunculan, yang kemudian disatukan oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden RI No. 238 Tahun 1961.

Dari sinilah lahir organisasi Gerakan Pramuka Indonesia secara resmi pada tanggal 14 Agustus 1961, yang kini diperingati sebagai Hari Pramuka Nasional.

Baca Juga: 5 Keahlian yang Wajib Dimiliki Anak Muda Zaman Sekarang agar Tidak Ketinggalan Zaman

Tujuan dan Nilai Pramuka, Gerakan Pramuka bertujuan untuk Membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Selain itu juga menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan serta mengembangkan keterampilan hidup dan kepemimpinan.

Nilai-nilai utama Pramuka tercermin dalam Dasa Dharma dan Satya Pramuka, yang menjadi pedoman moral bagi para anggotanya.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Online ala Gen Z di Tulungagung, Cara UMKM Lokal Menembus Pasar Anak Muda

Pramuka bukan sekadar kegiatan luar ruang, melainkan gerakan global yang telah berkontribusi besar dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

Dimulai dari ide visioner Baden Powell di Inggris, kini Pramuka telah menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nonformal di Indonesia. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#sejarah pramuka #indonesia #baden powell