RADAR TULUNGAGUNG - Badan Penyelenggara (BP) Haji secara resmi berubah bentuk menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
Hal ini berdasarkan revisi Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga Atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Lalu negara mana saja yang memiliki kuota terbanyak pada tahun ini? Berikut ulasannya.
Baca Juga: BP Haji Resmi Menjadi Kementerian Haji dan Umrah, Komisi VIII DPR RI: Pelayanan One Stop Service
1. Indonesia – 221.000 jemaah
Indonesia memimpin perolehan kuota haji pada tahun 1446 H/2025 M dengan jumlah 221.000 jemaah.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kementerian Agama dan Arab Saudi dalam rangkaian acara Tasyakuran Penutupan Penyelenggaraan Haji 1445 H, yang diselenggarakan pada 19 Juni 2024.
2. Pakistan – 180.000 jemaah
Negara kedua dalam daftar adalah Pakistan, dengan alokasi kuota sebesar 180.000 jemaah.
Baca Juga: Kampung Haji Disiapkan Bareng Saudi, Presiden Prabowo Bentuk Tim Khusus Bentuk Kajian dan Regulasi
3. India – 175.000 jemaah
India menempati peringkat ketiga dengan 175.000 jemaah, menunjukkan perannya sebagai salah satu negeri berpopulasi Muslim terbesar.
4. Bangladesh – 127.000 jemaah
Mengikuti India, Bangladesh mendapatkan kuota 127.000 jemaah, mencerminkan lonjakan dibanding sebelumnya.
5. Nigeria – 95.000 jemaah
Negara Afrika terbesar dalam daftar, Nigeria memperoleh kuota 95.000 jemaah, menandai kapasitas besar benua tersebut.
6. Iran – 87.550 jemaah
Iran mendapatkan jatah 87.550 jemaah, menandai peningkatan signifikan dibanding kuota tahun-tahun sebelumnya.
7. Aljazair – 41.300 jemaah
Aljazair diberi kuota 41.300 jemaah, terbantu oleh populasi Muslimnya yang besar dan kedekatan geografis dengan Arab Saudi.
8. Turki – 37.770 jemaah
Kuota turki sejumlah 37.770 jemaah, menjadikannya negara Eropa dengan kontribusi terbesar dalam daftar ini.
Baca Juga: Selain Peningkatan Fasilitas Ibadah Haji, Presiden Prabowo dan MBS Bahas Bidang Lain
9. Mesir – 35.375 jemaah
Mesir memperoleh 35.375 jemaah, turut menunjukkan kapasitas negara ini dalam pengiriman jemaah haji.
10. Sudan – 32.000 jemaah
Posisi ke-10 ditempati oleh Sudan dengan 32.000 jemaah, meski sedang menghadapi tantangan politik dan ekonomi. ****
Editor : Dharaka R. Perdana