Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Awasi Dinamika Dalam Negeri, Presiden Prabowo Tunda Kunjungan ke Luar Negeri

Dharaka R. Perdana • Senin, 1 September 2025 | 17:23 WIB

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (BPMI Setpres)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (BPMI Setpres)

RADAR TULUNGAGUNG - Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menunda kunjungan luar negeri ke Republik Rakyat China (RRC) dalam waktu dekat.

Hal ini diungkapkan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Dia menjelaskan bahwa pada bulan September, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sejumlah undangan internasional dari berbagai pihak.

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan BUMN Sumbang Rp813 Triliun, Hal Ini Bakal Dilakukan Danantara

Termasuk menghadiri Sidang Tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Amerika Serikat.

“Salah satunya adalah undangan untuk beliau menghadiri Sidang Tahunan PBB di New York. Ini membuat salah satu pertimbangan bagi beliau di dalam memutuskan hadir atau tidaknya beliau memenuhi undangan dari pemerintah Tiongkok,” ujar Menteri Pras pada Sabtu, (30/8/2025).

Baca Juga: Rp178,7 Triliun untuk Guru dan Dosen, Komitmen Presiden Prabowo yang Patut Dikawal

Selain faktor agenda internasional, dinamika yang terjadi di dalam negeri turut menjadi pertimbangan utama penundaan kunjungan tersebut.

Presiden Prabowo, menurut Menteri Pras, ingin terus memantau perkembangan kondisi di Tanah Air secara langsung.

Baca Juga: Amnesti Massal di Era Prabowo. Pemulihan Politik atau Kemunduran Hukum?

“Tentu saja karena dinamika di dalam negeri, Bapak Presiden ingin terus memantau secara langsung. Beliau juga ingin memonitor secara langsung. Kemudian beliau juga ingin memimpin secara langsung, kemudian mencari penyelesaian-penyelesaian yang terbaik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa keputusan Presiden ini diambil dengan penuh kehati-hatian, serta tetap menjunjung tinggi hubungan baik dengan pemerintah Tiongkok.

Baca Juga: Pidato Kenegaraan Perdana Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR 2025: Momentum Konsolidasi Nasional

“Oleh karena itu, Bapak Presiden Prabowo Subianto dengan kerendahan hati dan dengan memohon maaf kepada pemerintah Tiongkok, beliau memutuskan untuk belum dapat menghadiri undangan dari pemerintah Tiongkok,” ujar Menteri Pras. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#kunjungan luar negeri #Republik Rakyat China #Presiden Prabowo