Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Patung Iron Man Milik Ahmad Sahroni Ikut Dijarah Massa pada Sabtu 30 Agustus, Berapa Harganya?

Andhika Dwi Pangestu • Senin, 1 September 2025 | 22:00 WIB

Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Tanjung Priok digeruduk massa pada 30 Agustus 2025. Barang mewah hingga patung Iron Man ikut dijarah. (@kopi.hangat38)
Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Tanjung Priok digeruduk massa pada 30 Agustus 2025. Barang mewah hingga patung Iron Man ikut dijarah. (@kopi.hangat38)

RADAR TULUNGAGUNG - Sabtu sore, 30 Agustus 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, suasana di Jalan Swasembada Timur XXII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mendadak berubah mencekam.

Rumah milik anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menjadi sasaran amukan massa.

Peristiwa ini sontak menarik perhatian publik karena rekaman video kejadian beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan panas di ruang digital.

Menurut keterangan warga sekitar, awalnya ratusan orang berkumpul di depan kediaman Ahmad Sahroni.

Tidak lama kemudian, kerumunan tersebut mulai meluapkan emosi dengan melempari batu ke arah rumah. Situasi semakin kacau ketika sebagian massa berhasil merangsek masuk ke dalam rumah.

Baca Juga: Jarang Diketahui Publik, Gas Air Mata Simpan Bahaya Jangka Pendek dan Panjang

Aksi anarkis itu membuat rumah berlantai dua milik politisi yang dikenal dengan julukan Crazy Rich Tanjung Priok tersebut porak-poranda.

Kaca jendela pecah, pagar besi depan rumah roboh, hingga sejumlah perabot rumah tangga hancur akibat amukan. Kejadian ini menjadi tontonan warga sekitar karena suasananya benar-benar tak terkendali.

Setelah massa berhasil masuk, berbagai barang berharga di dalam rumah tidak luput dari penjarahan. Dalam sebuah unggahan TikTok oleh akun @chezeekake, terlihat kondisi rumah yang berantakan usai digeruduk massa.

Beberapa benda bernilai tinggi disebut ikut raib, mulai dari jam tangan mewah, perabot rumah tangga, hingga koleksi pribadi sang anggota DPR.

Baca Juga: Waspada Provokasi Saat Terjadi Demonstrasi, Berikut Cara Praktis Menghadapinya

Yang paling mencuri perhatian warganet adalah saat sebuah patung Iron Man berukuran asli dibawa keluar oleh kerumunan. Diduga harganya mencapai ratusan juta rupiah.

Patung tersebut diketahui merupakan salah satu koleksi hobi Ahmad Sahroni yang bernilai fantastis.

Video saat patung superhero Marvel itu diangkut massa langsung viral dan menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Tidak hanya itu, sejumlah perabot seperti sofa, kursi, televisi, serta peralatan elektronik juga ikut hilang.

Kondisi rumah benar-benar rusak parah, bahkan sebagian dinding dipenuhi coretan. Peristiwa ini seolah memperlihatkan betapa besar amarah massa hingga meluapkannya dengan menghancurkan properti pribadi.

Aksi penggerudukan ini disebut dipicu oleh ucapan Ahmad Sahroni yang dinilai publik tidak pantas diucapkan oleh seorang anggota DPR.

Pernyataan tersebut menyebar luas di media sosial, lalu memicu kekecewaan yang berujung pada aksi massa di lapangan.

Baca Juga: Rakyat Bersatu! Ini Daftar Tuntutan ke Presiden, DPR, dan Partai Politik Usai Aksi Demo 28-30 Agustus 2025

Fenomena ini menggambarkan betapa kuatnya pengaruh komunikasi publik di era digital. Satu kalimat kontroversial yang diucapkan pejabat dapat menyulut reaksi berantai.

Terutama ketika masyarakat sudah jenuh dengan sikap politikus yang dianggap tidak mewakili suara rakyat.

Banyak pihak menilai kejadian ini sebagai bentuk puncak kemarahan masyarakat terhadap elit politik.

Meski demikian, cara yang ditempuh massa dengan melakukan perusakan dan penjarahan jelas tidak dibenarkan oleh hukum.

Aparat keamanan pun diminta segera mengusut kasus ini agar tidak menimbulkan gejolak lebih luas.

Tidak butuh waktu lama, video penjarahan rumah Ahmad Sahroni langsung viral di berbagai platform media sosial.

Twitter (X), Instagram, hingga TikTok dipenuhi cuplikan aksi massa yang membawa kabur barang-barang dari rumah mewah tersebut.

Kebanyakan warganet menyoroti patung Iron Man yang ikut dijarah. Banyak komentar bernada sinis yang menyebut bahwa benda tersebut menjadi simbol gaya hidup mewah para pejabat.

Ada juga yang menilai kejadian ini sebagai pelajaran penting bagi para wakil rakyat untuk berhati-hati dalam berbicara.

Di sisi lain, sebagian netizen mengingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak seharusnya terjadi.

Baca Juga: Awasi Dinamika Dalam Negeri, Presiden Prabowo Tunda Kunjungan ke Luar Negeri

Mereka menegaskan, kekecewaan publik sebaiknya disalurkan melalui jalur hukum dan mekanisme demokrasi, bukan dengan cara merusak dan menjarah.

Kasus rumah Ahmad Sahroni yang digeruduk massa membawa banyak pelajaran, khususnya soal komunikasi publik.

Seorang pejabat negara tidak bisa sembarangan melontarkan komentar, terlebih di era digital di mana setiap ucapan bisa viral dalam hitungan menit.

Sebagai wakil rakyat, kata-kata yang keluar seharusnya mencerminkan sikap bijak, menenangkan, dan memberikan solusi

Jika justru menyinggung masyarakat, maka kepercayaan publik bisa runtuh dan berujung pada krisis kepercayaan yang berbahaya bagi demokrasi.

Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya etika dalam bermedia sosial, baik bagi pejabat maupun masyarakat.

Emosi yang dilampiaskan tanpa kontrol hanya akan menimbulkan kerugian bersama. Pada akhirnya, hukum tetap menjadi jalan utama untuk menyelesaikan konflik, bukan kekerasan atau perusakan. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Patung Iron Man #digeruduk massa #ahmad sahroni #dpr