RADAR TULUNGAGUNG - Hari pelantikan Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa, justru diwarnai dengan sentimen negatif dari pasar modal.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi lebih dari 1 persen saat momen Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai pengganti Sri Mulyani.
Namun menariknya, Purbaya Yudhi Sadewa justru menyampaikan optimisme bahwa IHSG ke depan bisa menembus level 36.000.
Baca Juga: Sah, Purbaya Yudhi Sadewa Menggantikan Sri Mulyani Sebagai Menteri Keuangan, Ini Rekam Jejaknya
Pernyataan ini sontak menarik perhatian pelaku pasar dan publik. Sebab, saat mayoritas investor cenderung berhati-hati, Purbaya justru tampil percaya diri.
"Pasar itu belum kenal saya, makanya reaksinya negatif. Tapi nanti setelah tahu arah kebijakan saya, akan berubah," ujar Purbaya seperti dikutip dari berbagai sumber.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, koreksi IHSG pada hari pelantikan Purbaya mencapai lebih dari 1 persen. Meskipun masih dalam kategori wajar, penurunan ini cukup menyita perhatian.
Sejumlah analis menyebut bahwa pelaku pasar masih wait and see terhadap menteri keuangan baru.
Reaksi negatif tersebut bukan disebabkan oleh kebijakan tertentu, tetapi lebih kepada ketidakpastian figur yang belum dikenal luas.
Baca Juga: Presiden Prabowo Rombak Susunan Kabinet Merah Putih Sore Ini, Menkeu Sri Mulyani Ikut Terlempar?
Prediksi 36.000, Angka Realistis atau Sekadar Optimisme?
Pernyataan Purbaya soal IHSG bisa menyentuh 36.000 pun jadi bahan pembicaraan. Banyak pihak menilai angka tersebut terlalu tinggi dan belum memiliki landasan analisis yang jelas.
Saat ini, IHSG masih berada di kisaran 7.200-an. Artinya, angka 36.000 berarti hampir lima kali lipat dari posisi saat ini.
Namun, Purbaya tampak yakin. Ia menyampaikan bahwa keyakinannya berdasar pada potensi ekonomi jangka panjang dan kekuatan sektor strategis nasional.
"Kalau ekonomi kita sehat, kepercayaan meningkat, kenapa tidak?" ujar dia.
Baca Juga: Kementerian Agama Mencatat Ada Kenaikan Luar Biasa Guru Madrasah Mengikuti PPG, Ini Rinciannya
Tanggapan Pengamat dan Reaksi Publik
Di media sosial, pernyataan Purbaya jadi bahan diskusi hangat. Warganet terbagi dua,ada yang mengapresiasi sikap optimistis sang menteri, namun tak sedikit pula yang menyebut angka 36.000 sebagai "mimpi di siang bolong".
Meskipun pelantikan diwarnai koreksi, para analis menyarankan investor tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Perlu waktu untuk melihat arah kebijakan Purbaya dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), reformasi pajak, serta insentif ekonomi. ****
Editor : Dharaka R. Perdana