Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wacana Pembatasan Ritel Modern di Sekitar KDKMP Menyeruak, Kementerian BUMN Siapkan Ekosistem, HIMBARA Ikut Mendukung

Siti Fadhilah Salsabila • Rabu, 10 September 2025 | 19:00 WIB

 

PROGRAM PRIORITAS: Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo melakukan sosialisasi pembuatan proposal bisnis dan pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sidoarjo, Jatim, kemarin (9/9).
PROGRAM PRIORITAS: Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo melakukan sosialisasi pembuatan proposal bisnis dan pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sidoarjo, Jatim, kemarin (9/9).

RADAR TULUNGAGUNG - Pemerintah melanjutkan persiapan untuk pengembangan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Salah satu jaminan yang diberikan adalah wacana pembatasan ritel modern di wilayah pedesaan. Sehingga, kinerja KDKMP diproyeksikan menjadi pusat ritel.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan ekosistem KDKMP tahun ini.

Kementerian BUMN dan pihak terkait mulai dengan sosialisasi mengenai proposal bisnis untuk koperasi-koperasi desa mandiri.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Maksimal Hingga 6,7 Persen, Menkeu Purbaya: Defisit Fiskal Maksimal di Level 3 Persen,

"Di Sidoarjo ini, kami mendatang kan 70 perwakilan koperasi. Namun, target kami ada 16 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia untuk dibiayai lalu dijalankan tahun ini," jelasnya saat sosialisasi pembiayaan dan pembuatan proposal bisnis di Sidoarjo Selasa (9/9/2025).

Pihaknya sudah mengerahkan seluruh BUMN di bidang ritel agar layanan yang diberikan oleh koperasi nantinya terstandarisasi.

Mulai dari pembiayaan untuk membangun toko, suplai bahan baku harian hingga produk pupuk yang biasanya dibutuhkan warga desa.

Baca Juga: Dilarang Ada Hambatan Ala Kertas, Presiden Prabowo Minta Program Prioritas Pemerintah Dipercepat

"Kami juga sudah bicara dengan Presiden agar nantinya ada keberpihakan kepada koperasi. Jadi kalau sudah ada koperasi, ritel modern akan dibatasi di wilayah itu. Sehingga, pasar di wilayah itu bisa maksimal untuk koperasi," paparnya.

Pembiayaan Tidak Sama

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama BRI Agus Noorsanto menjelaskan bahwa dukungan dari Himbara sangat maksimal untuk bisa mendukung lahirnya KDMP. "Namun, bukan berarti semua akan mendapatkan pembiayaan yang sama," ujarnya.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Dorong Pengaktifan Pos Ronda di Tingkat RT dan RW, Daerahmu Siap Memulai?

Memang, lanjut dia, aturan dari pemerintah mengatakan bahwa setiap koperasi akan mendapatkan kredit investasi senilai Rp 3 miliar dan kredit modal kerja sebesar Rp 2 miliar. Namun, angka tersebut adalah plafon maksimal. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#KDKMP #ekosistem #ritel modern #himbara