Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Presiden Prabowo Siapkan Lapangan Pekerjaan untuk Jutaan Orang, Ini 5 Program Unggulannya

Resma Putri Anggraini • Selasa, 16 September 2025 | 20:55 WIB

Presiden Prabowo melalui lima program unggulan targetkan penciptaan 3,5 juta lapangan kerja baru demi kesejahteraan rakyat
Presiden Prabowo melalui lima program unggulan targetkan penciptaan 3,5 juta lapangan kerja baru demi kesejahteraan rakyat

RADAR TULUNGAGUNG – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia.

Melalui serangkaian program unggulan yang dirancang sebagai stimulus ekonomi, Presiden Prabowo siapkan lapangan pekerjaan yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 3,5 juta tenaga kerja baru di berbagai sektor.

Inisiatif besar ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, setelah rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/9/2025).

Airlangga menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian khusus pada program-program yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Tadi dibahas langsung dengan Bapak Presiden paket penyerapan tenaga kerja dari program unggulan Bapak Presiden," ujar Airlangga.

Fokus utama dari paket kebijakan ini adalah menciptakan peluang ekonomi yang luas dan berkelanjutan, mulai dari sektor agraris hingga maritim.

Dengan adanya lima pilar program utama, pemerintah optimistis dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara signifikan. 

Baca Juga: Airlangga: Pembukaan Lapangan Kerja Terus Dipacu Tekan Kemiskinan

Kelima program unggulan yang menjadi motor penggerak lapangan pekerjaan ini mencakup Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, Revitalisasi Tambak Pantura, Modernisasi Kapal Nelayan, dan Program Perkebunan Rakyat.

Masing-masing program dirancang dengan target penyerapan tenaga kerja yang spesifik dan terukur.

Total dari kelima program ini, jika berjalan sesuai rencana, diperkirakan mampu menciptakan hingga 3,5 juta lapangan kerja baru.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk membangun fondasi ekonomi yang inklusif dan berbasis kerakyatan.

Rincian Lima Program Penyerapan Tenaga Kerja

Pemerintah telah memaparkan secara detail kelima program strategis tersebut. Berikut adalah rincian masing-masing program beserta target penyerapan tenaga kerjanya:

1. Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih

Program ini menjadi salah satu motor utama dengan target penambahan 80.000 koperasi baru.

Saat ini, program ini diproyeksikan mampu menyerap 681.000 tenaga kerja, dengan target ambisius mencapai 1 juta orang pada Desember 2025.

Kopdes diharapkan menjadi pusat ekonomi di tingkat desa yang memberdayakan masyarakat lokal.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Rakyat, Koperasi Merah Putih Didorong Masuk Sektor Strategis

 

2. Kampung Nelayan Merah Putih

Sektor maritim mendapat perhatian khusus melalui pembangunan kampung nelayan modern. Untuk tahun ini, targetnya adalah membangun 100 desa nelayan yang diperkirakan dapat menyerap 8.645 tenaga kerja.

Dalam jangka panjang, program ini akan diperluas hingga 4.000 titik di seluruh Indonesia, dengan potensi menciptakan hingga 200.000 lapangan kerja baru.

 

3. Revitalisasi Tambak di Pantura

Program ini berfokus pada pembukaan akses lahan tambak seluas 20.000 hektare di kawasan Pantai Utara (Pantura).

Revitalisasi sektor pertambakan ini diproyeksikan akan membuka peluang kerja bagi 168.000 orang.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya sekaligus menyerap tenaga kerja di wilayah pesisir.

 

4. Modernisasi Kapal Nelayan

Untuk mendukung produktivitas nelayan, pemerintah menyiapkan program modernisasi armada kapal.

Program ini mencakup pengadaan 1.000 unit kapal nelayan kecil serta kapal dengan kapasitas lebih besar, mulai dari 30 Gross Tonnage (GT) hingga 2.000 GT. 

Airlangga menyebutkan program ini berpotensi menciptakan sekitar 200.000 lapangan kerja baru bagi para pelaut dan pekerja di sektor pendukungnya.

Rincian pengadaan kapal mencakup 1.000 unit kapal 30 GT, 200 unit kapal 150 GT, 200 unit kapal 200 GT, 170 unit kapal 300 GT, 10 unit kapal 600 GT, dan 2 unit kapal 2.000 GT.

Baca Juga: Menyiapkan Model Bisnis Koperasi Merah Putih

 

5. Program Perkebunan Rakyat

Sektor pertanian juga menjadi prioritas melalui program penanaman kembali (replanting) lahan seluas 870.000 hektare yang akan digulirkan oleh Kementerian Pertanian.

Ini merupakan program dengan potensi serapan tenaga kerja terbesar, yang diperkirakan akan membuka 1,6 juta lapangan kerja dalam dua tahun.

Komoditas yang menjadi prioritas dalam program ini antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala.

Dengan peluncuran lima paket program unggulan ini, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja massal.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dari desa hingga kota. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#program unggulan #lapangan kerja #Prabowo Subianto