RADAR TULUNGAGUNG - Teka-teki mengenai keberadaan politikus Partai NasDem dan anggota DPR nonaktif, Ahmad Sahroni, akhirnya terjawab.
Setelah menghilang dari pandangan publik menyusul insiden penjarahan brutal di kediamannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahmad Sahroni muncul kembali.
Kemunculan perdana Sahroni ini terjadi secara virtual, tepatnya dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2025.
Selama ini, keberadaannya menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama setelah rumahnya di Swasembada dijarah habis-habisan oleh massa.
Sebagai Sekretaris Jenderal IMI, Ahmad Sahroni muncul secara daring untuk menyampaikan sambutan khusus pada Munas yang diadakan di Yogyakarta pada Sabtu, 20 September 2025.
Momen kemunculan ini sangat dinantikan mengingat kondisi rumahnya dikabarkan porak-poranda dan dirinya tidak bisa hadir secara langsung di lokasi acara.
Baca Juga: Mengenal Industri Buzzer Politik di Indonesia, Mesin Opini Publik yang Mengancam Demokrasi
Dalam penampilannya di layar besar, yang juga diunggah oleh akun TikTok @fxharminanto, Sahroni terlihat mengenakan topi fedora berwarna putih polos dan baju biru, sambil menampilkan gaya kumis dan jenggot khasnya.
Meskipun tampil di hadapan publik secara virtual, kehadirannya menegaskan komitmennya terhadap kelangsungan organisasi otomotif tersebut.
Dalam sambutannya yang disampaikan melalui daring, Ahmad Sahroni muncul dengan nada yang menghargai dan penuh permohonan maaf.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmi Ubah Program 2025, Gaji ASN dan Pejabat Negara Siap-siap Melonjak
Politikus yang juga mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menyapa jajaran pengurus, peserta Munas, serta calon ketua umum periode mendatang.
Sahroni mengungkapkan permohonan maafnya karena tidak dapat hadir secara langsung dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kerja sama semua pihak selama ini.
Permintaan maaf ini juga disampaikannya bila ada kekurangan yang ia lakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung, kepada semua pihak yang terlibat.
Fokus utama dari sambutan daring Sahroni adalah memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Ikatan Motor Indonesia (IMI) di masa mendatang.
Organisasi IMI sendiri merupakan organisasi olahraga bermotor yang memiliki peran vital dalam mengatur, mengembangkan, dan mengesahkan kegiatan olahraga motor di Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ahmad Sahroni, yang juga menjabat Sekjen IMI, secara eksplisit mendukung Moreno Soeprapto yang digadang-gadang akan menjadi Ketua Umum IMI periode selanjutnya.
Sahroni menyampaikan pujiannya kepada Moreno dan menyatakan keyakinannya bahwa mantan pembalap nasional itu adalah sosok yang pantas dan mampu memimpin IMI ke level yang lebih tinggi.
"Saya harap, bapak Moreno yang saya banggakan menjadi ketua umum yang akan datang, makin hebat, makin luar biasa, dan tentunya IMI menjadi hebat yang super hebat," tegas Sahroni.
Dukungan tersebut menunjukkan bahwa meskipun sedang menghadapi sorotan publik yang intens akibat insiden penjarahan di rumahnya, Sahroni tetap menegaskan komitmennya untuk memastikan Munas IMI berjalan sukses.
Bahkan, Moreno Soeprapto kemudian diketahui terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IMI untuk periode 2025-2030.
Tidak hanya memberikan dukungan kepada calon ketua umum baru, Ahmad Sahroni juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pengurus IMI periode sebelumnya, yakni 2020-2025.
Ahmad Sahroni menilai bahwa kemajuan organisasi otomotif terbesar di tanah air ini tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras semua pihak.
Sahroni menekankan bahwa selama lima tahun terakhir, pengurus telah membangun fondasi yang kuat bagi perkembangan olahraga otomotif di Indonesia.
Dia secara spesifik menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum periode 2020-2025, Bambang Soesatyo, serta para senior dan teman-teman sejawat se-Indonesia.
"Tak lupa saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf bila ada kekurangan yang saya lakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada semua pihak. Terima kasih ketua umum, sekali lagi terima kasih semuanya,” tutup Sahroni dalam sambutan daringnya.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Bima dan Eko Terjawab, Polda Metro Jaya Pastikan Pergi Atas Keputusan Pribadi
Kemunculan virtual Sahroni ini, yang terjadi beberapa hari setelah rumahnya dijarah massa, menjadi sorotan utama dalam Munas IMI 2025.
Meskipun kondisi rumah Sahroni yang porak-poranda belum diungkap secara rinci olehnya, penampilan ini setidaknya menjawab tanda tanya publik mengenai keberadaannya pasca-kontroversi yang memicu kemarahan masyarakat dan aksi demo.
Dengan penampilan daring ini, Sahroni tetap dapat menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Jenderal IMI dan memastikan dukungan transisi kepemimpinan berjalan lancar. ****
Editor : Dharaka R. Perdana