Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 5,4 Guncang Jawa Timur dan Bali, Guncangan Terasa Hingga Lombok

Dharaka R. Perdana • Jumat, 26 September 2025 | 00:39 WIB

Gempa bumi mengguncang Banyuwangi pada hari ini sekitar pukul 16.04. (BMKG)
Gempa bumi mengguncang Banyuwangi pada hari ini sekitar pukul 16.04. (BMKG)

RADAR TULUNGAGUNG – Gempa bumi tektonik kembali mengguncang kawasan selatan Jawa Timur hingga Bali pada Kamis (25/9/2025) pukul 16.04 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M5,4.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Palu Rabu Pagi, Warga Sempat Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,87° LS dan 114,45° BT, tepatnya di laut pada jarak 40 kilometer timur laut Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kedalaman 12 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa bumi ini tergolong dangkal.

Baca Juga: Tetap Waspada, 7 Hal yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi Terjadi

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” terangnya.

Gempa bumi ini dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah. Di Banyuwangi dan Penebel tercatat dengan intensitas IV MMI, di mana guncangan terasa oleh banyak orang di dalam rumah.

Baca Juga: Di Atas Tiga Lempeng Aktif, Fakta Geologi yang Menjadikan Indonesia Wilayah Paling Berisiko Terkena Gempa

Sementara itu, Lumajang, Kuta, Denpasar, dan Buleleng merasakan guncangan dengan intensitas III MMI.

Getaran juga dirasakan di Jember dan Bondowoso pada skala II–III MMI, serta di Pasuruan, Surabaya, Situbondo, Probolinggo, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, dan Lombok Barat dengan intensitas II MMI.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Getaran Terasa Hingga Jabodetabek dan Karawang

Meski demikian, hasil pemodelan BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 16.40 WIB, BMKG mencatat adanya lima gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,3.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada namun tenang. Warga diharapkan tidak mempercayai isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali ke dalam rumah,” kata Daryono. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#lombok #tektonik #jawa timur #bali #gempa bumi