RADAR TULUNGAGUNG – Pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, yang bertugas meliput di lingkungan Istana Kepresidenan sampai ke Dewan Pers.
Menyikapi hal tersebut, Dewan Pers menegaskan pentingnya menjaga kemerdekaan pers dan meminta agar akses liputan Diana Valencia segera dipulihkan.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, dalam keterangan resminya membenarkan sudah menerima aduan pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia. Berikut seruan Dewan Pers:
1. Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan resmi mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik.
2. Semua pihak diingatkan untuk menghormati tugas dan fungsi pers yang mengemban amanah publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
3. Dewan Pers berharap kasus ini maupun kasus serupa tidak terulang di masa mendatang demi menjaga iklim kebebasan pers di Indonesia.
4. Akses liputan Diana Valencia, reporter CNN Indonesia yang dicabut, diminta segera dipulihkan agar ia dapat kembali menjalankan tugas jurnalistik di Istana.
Baca Juga: Ketika AI Menjadi Wartawan: Uji Nyali Gemini 2.5 Menantang Penulis Manusia, Siapa yang Menang?
“Demikian seruan Dewan Pers ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak,” ujar Komaruddin Hidayat menegaskan.
Kasus pencabutan ID Card reporter CNN Indonesia ini menjadi sorotan karena menyangkut prinsip kebebasan pers dan akses jurnalis dalam menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan.
Dengan pemulihan akses, diharapkan Diana Valencia dapat kembali bekerja tanpa hambatan demi kepentingan publik dalam memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana